Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Pengamat: Simpan Kata Sandi Pengguna, Facebook Memalukan


Pengamat keamanan siber dari Communication Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama Persadha mengatakan skandal Facebook yang menyimpan kata sandi 600 juta pengguna sangat memalukan.

Pratama mengungkapkan hal tersebut setelah muncul laporan dari KrebsOnSecurity yang menemukan 600 juta kata sandi pengguna disimpan oleh Facebook. Kata sandi ini disimpan dalam format teks biasa yang bisa dicari oleh lebih dari 20 ribu karyawan Facebook.

"Kasus ini jelas sangat mencoreng nama Facebook. Sekaligus menjadi peringatan bahwa tidak ada sistem yang aman, sehingga sebaiknya para pengguna media sosial dan platform lainnya untuk berkala mengganti password," ujar Pratama
Pratama mengatakan Briang Krebs, orang di balik laporan ini mengutip pegawai senior Facebook bahwa kata sandi tidak terenkripsi tersebut sudah sejak tahun 2012. Jadi data tersebut telah terbuka kurang lebih selama tujuh tahun

"Dengan kata sandi yang terbuka tersebut, memungkinkan karyawan Facebook melihat dan mengaksesnya. Sementara Facebook sendiri baru mengakuinya beberapa bulan kemudian," ucap Pratama.

Pilihan redaksi
www.ptbestprofit.com
www.ptbestprofitfutures.com
www.pt-bestprofit.com


Selain mengganti kata sandi secara berkala, Pratama mengimbau pengguna Facebook untuk mengaktifkan otentikasi dua langkah. Disamping itu, pengguna Facebook dan media sosial lainnya juga harus mematikan akses ke layanan pihak ketiga yang bisa mengakses profil.
Ia mencontohkan akses ke layanan pihak ketiga menjadi awal dari skandal pembobolan data yang melibatkan Cambridge Analytica setahun silam.

"Salah satu langkah paling penting adalah mematikan akses pihak ketiga ke media sosial kita. Di Faceboo dan Twitter sering kita memberikan akses ke pihak ketiga seperti kuis dan layanan aplikasi lainnya. Kasus Cambridge Analytica bermula dari aplikasi pihak ketiga," terangnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025