Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Pengamat: Simpan Kata Sandi Pengguna, Facebook Memalukan


Pengamat keamanan siber dari Communication Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama Persadha mengatakan skandal Facebook yang menyimpan kata sandi 600 juta pengguna sangat memalukan.

Pratama mengungkapkan hal tersebut setelah muncul laporan dari KrebsOnSecurity yang menemukan 600 juta kata sandi pengguna disimpan oleh Facebook. Kata sandi ini disimpan dalam format teks biasa yang bisa dicari oleh lebih dari 20 ribu karyawan Facebook.

"Kasus ini jelas sangat mencoreng nama Facebook. Sekaligus menjadi peringatan bahwa tidak ada sistem yang aman, sehingga sebaiknya para pengguna media sosial dan platform lainnya untuk berkala mengganti password," ujar Pratama
Pratama mengatakan Briang Krebs, orang di balik laporan ini mengutip pegawai senior Facebook bahwa kata sandi tidak terenkripsi tersebut sudah sejak tahun 2012. Jadi data tersebut telah terbuka kurang lebih selama tujuh tahun

"Dengan kata sandi yang terbuka tersebut, memungkinkan karyawan Facebook melihat dan mengaksesnya. Sementara Facebook sendiri baru mengakuinya beberapa bulan kemudian," ucap Pratama.

Pilihan redaksi
www.ptbestprofit.com
www.ptbestprofitfutures.com
www.pt-bestprofit.com


Selain mengganti kata sandi secara berkala, Pratama mengimbau pengguna Facebook untuk mengaktifkan otentikasi dua langkah. Disamping itu, pengguna Facebook dan media sosial lainnya juga harus mematikan akses ke layanan pihak ketiga yang bisa mengakses profil.
Ia mencontohkan akses ke layanan pihak ketiga menjadi awal dari skandal pembobolan data yang melibatkan Cambridge Analytica setahun silam.

"Salah satu langkah paling penting adalah mematikan akses pihak ketiga ke media sosial kita. Di Faceboo dan Twitter sering kita memberikan akses ke pihak ketiga seperti kuis dan layanan aplikasi lainnya. Kasus Cambridge Analytica bermula dari aplikasi pihak ketiga," terangnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)