Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Beda Pilihan Politik Pemilu, Warga di Pamekasan Saling Bacok


Berbeda pilihan politik dalam Pemilu 2019 berujung perkelahian bahkan menggunakan senjata tajam terjadi di Pamekasan, Jawa Timur. Ironisnya lagi, perkelahian itu terjadi di antara sesama warga yang notabene masih satu garis kekerabatan.

Peristiwa ini terjadi di Dusun Tenggina II, Desa Palengaan Daya, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan di Pulau Madura.

Perkelahian itu bermula ketika Sahri, menganggap keluarga Makruf tak membantu caleg dalam Pemilu 2019 yang didukungnya. Sahri dikenal warga sekitar memang sebagai bagian dari timses salah satu caleg di dapil tersebut.


Sebelum perkelahian itu terjadi Sahri bertemu Fatimah-bibi dari Makruf, dan memarahi perihal pilihan politik dalam Pemilu 2019. Fatimah dimarahi Sahri, bahkan disebutkan sempat didorong hingga terjatuh.
Pulang ke rumah, Fatimah bercerita apa yang dialaminya itu ke Makruf. Setelahnya, Makruf lantas bergegas ke rumah Sahri, lalu menanyakan alasan memarahi bibinya hingga dijatuhkan.

Adu mulut antara Makruf dan Sahri pun terjadi, hingga mereka berdua terlibat perkelahian senjata tajam. Sebelum berujung maut, perkelahian itu berhasil dilerai warga.

Sahri dan Makruf sama-sama mengalami bekas luka bacokan lalu dilarikan ke rumah sakit.

Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo mengatakan dalam penyelidikannya, perkelahian dipicu akibat percekcokan. Namun ia tidak mendalami dugaan yang mengarah terhadap pandangan politik. Meski hal tersebut diakui banyak masyarakat yang berasumsi akibat dukungan caleg.

"Kedua belah pihak sudah kita tenangkan agar tidak berkelanjutan," ujar Teguh singkat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025