Bursa Asia Beragam, Mayoritas Indeks Naik pada Selasa (28/4) Pagi

  Bursa Asia dibuka beragam pada perdagangan Selasa (28/4/2026), dengan mayoritas indeks naik. Mengutip Bloomberg, pukul 08.27 WIB, indeks Nikkei 225 turun 331,95 poin atau 0,57% ke 60.196,23, Hang Seng turun 111,28 poi atau 0,43% ke 25.814,37, Taiex naik 86,36 poin atau 0,21% ke 39.699,70, Kospi naik 87,32 poin atau 1,31% ke 6.701,95, ASX 200 turun 42,95 poin atau 0,49% ke 8.723,40, Straits Times naik 33,30 poin atau 0,68% ke 4.925,12 dan FTSE Malaysia naik 9.30 poin atau 0,54% ke 1.726,57. Bursa Asia bergerak variasi namun masih bertahan di dekat level tertinggi sejak akhir Februari karena para pedagang menanti katalis baru dari Timur Tengah, serta serangkaian keputusan bank sentral dan pendapatan dari perusahaan-perusahaan teknologi besar pekan ini. Mengutip Bloomberg, bank sentral di dunia secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya. Investor kini mengalihkan fokus ke laporan pendapatan raksasa teknologi untuk menguji apakah reli saham baru-baru ini ...

Jet Tempur China Terobos Perbatasan, Taiwan Marah

Taiwan mengutuk China setelah dua jet tempur Beijing melintasi perbatasan lautnya pada Minggu (31/3).

Kementerian Pertahanan Taiwan menganggap manuver itu sebagai "langkah provokatif." Angkatan udara pun langsung mengerahkan jet tempur untuk mengusir pesawat-pesawat China tersebut.

"Langkah China berdampak serius terhadap keselamatan dan stabilitas regional," bunyi pernyataan Kemhan Taiwan, Senin (1/4).


Juru bicara Kantor Kepresidenan Taiwan, Huang Chung-yen, mengatakan Beijing "harus menghentikan perilaku semacam ini yang membahayakan perdamaian regional dan bukan menjadi pengacau internasional."
China telah berulang kali mengirim pesawat dan kapal militernya untuk mengelilingi Taiwan selama beberapa tahun terakhir. Hal itu dilakukan pemerintahan Presiden Xi Jinping guna membendung upaya Taiwan untuk memerdekakan diri dari China.
China juga berupaya mengisolasi Taiwan dengan mendesak sejumlah negara memutus hubungan diplomatik dengan wilayah yang dianggapnya pembangkang itu jika mau berelasi dengan Beijing.

 
Sementara itu, Amerika Serikat pekan lalu juga mengirim kapal angkatan laut dan penjaga pantainya melewati Selat Taiwan. Langkah semacam itu kerap memicu protes China lantaran Washington dianggap dekat dengan Taiwan.

Taiwan menjadi salah satu isu yang mengganjal hubungan AS-China selama ini selain perang dagang dan perlombaan kekuatan militer di Laut China Selatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)