Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Seperti Oppo, Realme Ikut Bikin Pengisi Daya 125W


Realme resmi meluncurkan perangkat pengisi daya cepat (fast charging) 125 Watt bernama UltraDART.
Peluncuruan itu dilakukan sehari setelah Oppo meluncurkan SuperVOOC, pengisi daya yang juga berkekuatan 125W.
Realme mengklaim UltraDART dapat mengisi baterai berkapasitas 4.000 mAh dari 0 ke 33 persen hanya dalam tiga menit.

Selain pengisi daya 125W, Realme juga meluncurkan dua pengisi daya dengan ukuran lebih tipis dan punya daya lebih kecil, SuperDart 50W dan 65W.
Untuk mencapai pengisian daya cepat, Realme menggunakan pengisian tiga arah. Selain teknologi pengisian tiga arah, pengisi daya cepat ini juga menurunkan tegangan (voltase) dan memperbesar nilai ampere.
Penurunan voltase efektif mengurangi pembuangan panas.SuperDart 50W dan 65W ini dirancang untuk mengakomodir pengguna ponsel yang menginginkan pengisi daya yang ringan.
Melansir GSM Arena, teknologi UltraDART mendukung beberapa protokol, termasuk PPS 125W, PD 65W, dan QC 36W. Selain itu, perangkat itu juga diklaim kompatibel dengan standar Dart sebelumnya, termasuk variasi VOOC dan Warp Charge.
Pengisian daya yang sangat cepat umumnya menghasilkan panas. Jika tidak dikendalikan, panas ini bisa membuat baterai ponsel meledak. Sehingga, teknologi pengisian cepat selalu memperhitungkan terjadinya panas.
Melansir GizmoChina, teknologi pengisian cepat Realme, sistem pengisian baru itu diketahui mengadopsi struktur flip-chip yang memperpendek jalur antara port Type-C dan mengurangi sumber panas.
tinggi untuk cepat menyerap dan menyebarkan energi panas selama bekerja.
Realme juga mengatakan penggabungan sistem gel konduktif termal dan lembaran grafit multi-layer area luas membuat suhu rata-rata selama proses pengisian tidak akan melebihi 40 derajat celsius.
Namun, pengembangan pengisi daya cepat Realme diduga tak lepas dari kemungkinan UltraDART diproduksi dengan bagian litbang dan pabrik Oppo, serta OnePlus.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini