Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Keuntungan TV Analog Beralih ke TV Digital

Mantan Ketua Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Ishadi SK membeberkan beberapa keuntungan ketika TV analog beralih digital. Keuntungan tersebut di antaranya adalah potensi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga dividen digital berupa spektrum frekuensi.

Ishadi yang juga merupakan Komisaris Transmedia mengatakan dividen digital frekuensi bisa didapat ketika TV analog mulai beralih ke digital. Sebab TV analog memakan banyak frekuensi yang sesungguhnya bisa digunakan untuk perkembangan ekonomi digital hingga menggelar jaringan 5G.

"Potensi PNBP kita bisa Rp40 triliun sampai Rp70 triliun. Efisiensi frekuensi ini bisa digunakan pemerintah untuk kepentingan-kepentingan lain," kata Ishadi dalam webinar, Kamis (23/7).

 

Ishadi mengatakan pemerintah bisa memperoleh dividen digital spektrum sebesar 112 MHz.

Ia menjelaskan TV analog banyak memakan pita frekuensi 700 MHz sebanyak 328 MHz. Apabila TV analog beralih ke digital, maka hanya dibutuhkan 176 MHz bagi stasiun televisi.

Indonesia bisa mengalokasikan 112 MHz yang bisa digunakan untuk keperluan lain. Indonesia juga akan memiliki cadangan 40 MHz yang bisa digunakan untuk perkembangan teknologi di masa depan.

Keuntungan lainnya adalah penyiaran digital atau Analog Switch-Off (ASO) bisa mempercepat penerapan jaringan 5G di Indonesia.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengatakan TV analog memakan banyak spektrum frekuensi 700 MHz yang sesungguhnya bisa digunakan untuk penerapan 5G.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kemenkominfo Ahmad M. Ramli menjelaskan TV analog banyak memakan pita frekuensi 700 MHz sebanyak 328 Mhz.

Ishadi mengatakan Olimpiade Tokyo yang diundur akibat pandemi Covid-19 telah memastikan akan menggunakan 5G untuk menyiarkan pertandingan. Ia mengatakan Jepang adalah negara dengan teknologi pertelevisian yang maju.

Ia memprediksi teknologi 5G akan mulai digunakan di mana-mana setelah Olimpiade Tokyo berakhir. Ia khawatir Indonesia khawatir tak akan bisa mengikuti perkembangan tersebut.

"Tokyo adalah negara dengan teknologi pertelevisian yang maju, sehingga dapat dipastikan setelah olimpiade, teknologi 5G akan segera merebak kemana-mana. Kecuali indonesia masih bertahan tetap analog, saya khawatir itu, karena sampai sekarang belum ada pemikiran untuk membahas analog ke digital tahun depan," tutur Ishadi.

Ishadi mengatakan industri dalam negeri juga akan berkembang dengan adanya penyiaran digital. Sebab perangkat set up box (STB) diprediksi akan dirakit di dalam negeri.

Ia mengatakan Trans Media telah memprediksi Tingkat Kandungan Dalam Negeri di STB-nya sebesar 30 persen.

Tak hanya itu, dari sisi kualitas video yang ditayangkan, Ishadi mengatakan penyiaran digital bisa membawa kualitas yang baik. Ia mengatakan akan ada kualitas video dari HD, UHD hingga 4K.

"STB 30 persen ini bisa di dalam negeri, jadi bisa bisnis baru di sisi ini," ujar Ishadi.

Sebelumnya, Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa, Henri Subiakto mengatakan TV analog saat ini memakan banyak spektrum yang sesungguhnya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan jumlah broadband yang akan meningkatkan kecepatan internet di Indonesia.

Hal ini membuat kecepatan internet di Indonesia melambat sebab frekuensi banyak dipakai oleh TV.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)