Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Samsung Galaxy Note 20 dan Fold 2 Disebut Meluncur Agustus


Samsung mengumumkan akan meluncurkan ponsel flagship Galaxy Note 20 dan ponsel lipat Galaxy Fold 2 pada 5 Agustus 2020. Akibat pandemi Covid-19, peluncuran dua ponsel akan dilakukan secara virtual.
Samsung akan meluncurkan ponsel pada pukul 21.00 WIB dalam acara Galaxy Unpacked.
Berdasarkan rumor, Galaxy Note 20 akan mengusung tiga kamera belakang, termasuk lensa periskop. Kamera keempat berfungsi sebagai sensor ToF 3D.



Dikabarkan Galaxy Note 20 akan diotaki dengan chipset Qualcomm Snapdragon 865 atau Snapdragon 865 Plus seperti jajaran Samsung S20. Galaxy Note 20 juga akan mendukung jaringan 5G.
Galaxy Note 20 akan memiliki refresh rate 120 Hz dan dibekali dengan fitur bawaan jajaran Galaxy Note, yaitu S-Pen.
Dilansir dari The Verge,  Samsung juga akan memiliki setidaknya varian, yakni Galaxy Note 20 dengan layar yang lebih kecil, dan Note 20 Ultra dengan layar yang lebih besar.
Dilansir dari Tech Radar, peluncuran ini adalah acara Samsung pertama di tengah Covid-19. Sebelumnya, peluncuran Galaxy S20 dan Z Flip yang terjadi pada 11 Februari di San Francisco, merupakan salah satu acara peluncuran terakhir ponsel di global.
Sementara itu, Galaxy Fold terbaru, dilaporkan bernama Galaxy Z Fold 2, dikabarkan akan menampilkan layar internal 7,7 inci yang lebih besar.
Spesifikasi juga dikabarkan akan ditingkatkan dari Galaxy Fold sebelumnya, namun belum ada spesifikasi bocoran untuk mengonfirmasi hal ini.
Dalam acara tersebut, Samsung juga akan mengumumkan Galaxy Z Flip 5G. Perangkat itu dilaporkan akan dibekali prosesor Snapdragon 865 Plus dan sedikit penurunan kapasitas baterai dibandingkan versi 4G.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025