Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Fakta Kapal Induk Inggris yang Gabung AS-Jepang Lawan China


Kapal induk milik Inggris yang bernama HMS Queen Elizabeth dikabarkan bakal merapat ke perairan Indo-Pasifik untuk melawan China. Kapal itu akan bergabung dengan kapal Amerika Serikat dan Jepang telah lebih awal berada di perairan tersebut.
HMS Queen Elizabeth akan berlayar ke Indo-Pasifik untuk menggelar latihan perang dengan sekutu mereka, yakni AS dan Jepang.
Berikut fakta tentang kapal HMS Queen Elizabeth

1. Kapal terbesar Inggris

Melansir laman resmi Angkatan Laut Inggirs, HMS Queen Elizabeth adalah kapal terbesar dan paling kuat yang pernah dibangun untuk Angkatan Laut Kerajaan. Kapal perang itu diklaim mampu membawa hingga 40 pesawat.
HMS Queen Elizabeth memiliki panjang hingga 280 meter dan mampu bergerak dengan kecepatan lebih dari 25 knot.

2. Miliaran dollar

Melansir Past Factory, HMS Queen Elizabeth dibangun bersamaan dengan HMS Prince of Wales. Pembangunan keduanya menelan anggaran mencapau US$8 miliar atau Rp116,4 triliun.
HMS Queen Elizabeth dan HMS Prince of Wales dibangun untuk menggantikan HMS Ark Royal dan HMS Illustrious yang dinonaktifkan, serta akan menjadi kapal militer Inggris untuk 50 tahun ke depan.

3. Sangat berat

HMS Queen Elizabeth adalah kapal raksasa yang beratnya 65.000 ton. HMS Queen Elizabeth dan HMS Prince of Wales memiliki dua baling-baling yang masing-masing berbobot 33 ton.
Baling-baling itu dapat menghasilkan daya 80MW, yang cukup untuk mengoperasikan 50 kereta berkecepatan tinggi.
Kapal itu juga terbilang canggih karena memiliki sistem pengolahan air, yang akan menghasilkan 500 ton air tawar setiap hari. Air akan digunakan untuk keperluan kru serta untuk upaya kemanusiaan bila diperlukan.

4. Desain unik

Kapal induk kelas Queen Elizabeth memiliki desain yang unik. Kapal itu adalah yang pertama di dunia yang menggunakan desain twin-island, yang memisahkan pusat komando kapal dari operasi penerbangan.
Jadi, satu untuk navigasi dan operasi, dan satunya untuk kontrol penerbangan dan operasi udara.
Desain itu dikliam meningkatkan peluang kapal untuk bertahan dalam pertempuran. Sebab, setiap pusat kendali dapat mengambil alih operasi lain jika salah satu dari mereka tidak mampu.

5. Bermesin Roll-Royce

Melansir Naval Technology, HMS Queen Elizabeth menggunakan sistem propulsi listrik terintegrasi (IEP) milik Rolls-Royce. Kapal induk itu gagal menggunakan mesin nuklir karena lebih mahal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini