Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Fakta Kapal Induk Inggris yang Gabung AS-Jepang Lawan China


Kapal induk milik Inggris yang bernama HMS Queen Elizabeth dikabarkan bakal merapat ke perairan Indo-Pasifik untuk melawan China. Kapal itu akan bergabung dengan kapal Amerika Serikat dan Jepang telah lebih awal berada di perairan tersebut.
HMS Queen Elizabeth akan berlayar ke Indo-Pasifik untuk menggelar latihan perang dengan sekutu mereka, yakni AS dan Jepang.
Berikut fakta tentang kapal HMS Queen Elizabeth

1. Kapal terbesar Inggris

Melansir laman resmi Angkatan Laut Inggirs, HMS Queen Elizabeth adalah kapal terbesar dan paling kuat yang pernah dibangun untuk Angkatan Laut Kerajaan. Kapal perang itu diklaim mampu membawa hingga 40 pesawat.
HMS Queen Elizabeth memiliki panjang hingga 280 meter dan mampu bergerak dengan kecepatan lebih dari 25 knot.

2. Miliaran dollar

Melansir Past Factory, HMS Queen Elizabeth dibangun bersamaan dengan HMS Prince of Wales. Pembangunan keduanya menelan anggaran mencapau US$8 miliar atau Rp116,4 triliun.
HMS Queen Elizabeth dan HMS Prince of Wales dibangun untuk menggantikan HMS Ark Royal dan HMS Illustrious yang dinonaktifkan, serta akan menjadi kapal militer Inggris untuk 50 tahun ke depan.

3. Sangat berat

HMS Queen Elizabeth adalah kapal raksasa yang beratnya 65.000 ton. HMS Queen Elizabeth dan HMS Prince of Wales memiliki dua baling-baling yang masing-masing berbobot 33 ton.
Baling-baling itu dapat menghasilkan daya 80MW, yang cukup untuk mengoperasikan 50 kereta berkecepatan tinggi.
Kapal itu juga terbilang canggih karena memiliki sistem pengolahan air, yang akan menghasilkan 500 ton air tawar setiap hari. Air akan digunakan untuk keperluan kru serta untuk upaya kemanusiaan bila diperlukan.

4. Desain unik

Kapal induk kelas Queen Elizabeth memiliki desain yang unik. Kapal itu adalah yang pertama di dunia yang menggunakan desain twin-island, yang memisahkan pusat komando kapal dari operasi penerbangan.
Jadi, satu untuk navigasi dan operasi, dan satunya untuk kontrol penerbangan dan operasi udara.
Desain itu dikliam meningkatkan peluang kapal untuk bertahan dalam pertempuran. Sebab, setiap pusat kendali dapat mengambil alih operasi lain jika salah satu dari mereka tidak mampu.

5. Bermesin Roll-Royce

Melansir Naval Technology, HMS Queen Elizabeth menggunakan sistem propulsi listrik terintegrasi (IEP) milik Rolls-Royce. Kapal induk itu gagal menggunakan mesin nuklir karena lebih mahal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)