Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Harga Emas Hari Ini 1 Juli, Naik ke Level Rp919 Ribu per Gram


Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di level Rp919 ribu per gram pada Rabu (1/7). Harga emas menguat Rp1.000 dari Rp918 ribu per gram kemarin.
Sementara, harga pembelian kembali (buyback) naik Rp1.000 per gram dari Rp814 ribu menjadi Rp815 ribu per gram pada hari ini.
Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp489 ribu, 2 gram Rp1,78 juta, 3 gram Rp2,64 juta, 5 gram Rp4,37 juta, 10 gram Rp8,68 juta, 25 gram Rp21,58 juta, dan 50 gram Rp43,09 juta.
Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp86,11 juta, 250 gram Rp215,05 juta, 500 gram Rp429,82 juta, dan 1 kilogram Rp859,6 juta.
Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP akan memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.798,9 per troy ons atau turun 0,09 persen. Sebaliknya, harga emas di perdagangan spot naik 0,07 persen ke US$1.782,2 per troy ons pada pagi ini.
Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan kenaikan harga emas ditopang testimoni Gubernur The Fed Joreme Powell dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin  di hadapan komite keuangan DPR AS pada Selasa (30/6) waktu setempat.
Keduanya menjanjikan dukungan pemulihan ekonomi AS melalui stimulus lanjutan. "Powell juga menjelaskan bahwa pemulihan ekonomi AS tidak akan mendekati level sebelum pandemi karena orang belum merasa aman beraktivitas secara penuh," ujarnya
Pernyataan itu, lanjutnya, sekaligus mengindikasikan dampak negatif tambahan kasus covid-19 bagi perekonomian AS. Imbasnya, kekhawatiran tersebut menjadi katalis positif bagi safe haven, termasuk emas.
Oleh sebab itu, ia memperkirakan harga emas masih dalam tren penguatan ditopang faktor-faktor di atas.
"Apalagi kemarin kembali emas membentuk level tertinggi baru tahun ini di US$1.786 per troy ons," imbuhnya.
Ia meramal harga emas di pasar spot bisa melaju di rentang US$1.770 hingga US$1.800 per troy ons.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)