Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

IHSG Diprediksi Menguat Jelang Akhir Pekan


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan Jumat (10/7). Pergerakan indeks saham akan ditopang faktor teknikal.
Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan peluang penguatan IHSG cenderung terlihat. Ia memprediksi IHSG kembali menguji level support psikologis sebagai konfirmasi penguatan lanjutan.
"Kami perkirakan IHSG akan bergerak menguat," ujarnya dalam riset tertulis, dikutip Jumat (10/7).
Ia meramal IHSG melaju di rentang support 5.015 dan resistance 5.150. Menurutnya, pelemahan pada perdagangan kemarin merupakan aksi ambil untung investor lantaran IHSG menguat signifikan sebelumnya.
Sementara itu, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi IHSG bergerak konsolidasi.
"Gelombang tekanan pada IHSG belum berakhir," ucapnya.
Sentimen yang membayangi IHSG, kata dia, adalah pergerakan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.395 per dolar AS pada perdagangan pasar spot kemarin. Selain itu, ia menuturkan masih terjadi aliran modal asing keluar (outflow) di pasar keuangan.


"IHSG diperkirakan bergerak di 4.789-5.123," katanya.
Kemarin, indeks ditutup melemah di level 5.052, turun 23,38 poin atau 0,46 persen. Sementara itu, saham-saham utama Wall Street mayoritas melemah. Indeks Dow Jones turun 1,39 persen ke level 25.706, S&P 500 turun 0,56 persen ke level 3.152, dan Nasdaq Composite naik 0,53 persen menjadi 10.547.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)