Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Waspada Virus Corona, IHSG Ambruk ke Posisi 4.690


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ambruk ke posisi 4.690. Indeks saham jatuh 216 poin atau 4,42 persen pada penutupan perdagangan Senin (16/3).

RTI Infokom mencatat investor membukukan transaksi sebesar Rp6,33 triliun dengan volume 5,54 miliar saham. Pelaku pasar asing tercatat beli bersih atau net buy di seluruh pasar sebesar Rp238,11 miliar.

Pada penutupan kali ini, 351 saham bergerak melemah, 69 menguat, dan 94 lainnya tidak bergerak. Di sisi lain, mayoritas indeks sektoral bergerak negatif. Pelemahan dipimpin oleh sektor industri sebesar 5,98 persen.

Sementara itu, nilai tukar rupiah pada pukul 16.05 WIB terpantau melemah 1,05 persen ke level Rp14.925 per dolar AS.
Sejak pagi, rupiah bergerak dalam rentang Rp14.705 - Rp14.970 per dolar AS. Sementara, bursa di Asia kompak tak berdaya.

Kondisi itu ditunjukkan oleh indeks Kospi Index di Korea Selatan turun 3,19 persen. Sementara, Nikkei225 di Jepang terjun 2,46 persen dan Hang Seng Composite di Hong Kong merosot 4,94 persen.

Lebih lanjut, indeks saham di Eropa kompak melandai. Indeks CAC All-Tradable di Perancis memerah 9,29 persen, FTSE100 di Inggris rontok 7,28 persen, dan indeksDAX di Jerman melemah 8,02 persen.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)