Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Sempat Duga Kena Corona, Co-Founder Apple Beri Konfirmasi


Co-founder Apple Inc, Steve Wozniak mengunggah cuitan di akun Twitter pribadinya bahwa ia dan sang istri Janet Wozniak mengatakan tidak terinfeksi virus corona novel (COVID-19).

Kabar ini disampaikan oleh Janet setelah beredar kabar kalau keduanya kemungkinan terjangkit virus corona. Namun, lewat surel yang dikirimkan ke salah satu media massa di AS, Janet mengonfirmasi kalau batuk yang sangat parah itu akibat infeksi sinus.

Sebelum terserang batuk, keduanya sempat melakukan perjalanan ke salah satu negara di Asia Tenggara dan baru saja kembali dari China.


Lewat akun Twitternya, Wozniak mengatakan sejak 4 Januari lalu, istrinya mengalami batuk yang cukup parah. Lalu, dia memeriksakan Janet ke rumah sakit dan dokter mendiagnosis Janet menderita infeksi sinus.
"Tanggal 4 Januari, Janet memeriksa batuk parahnya. Kami baru saja kembali dari China," cuit Wozniak.

Kepada jurnalis USA Today, Wozniak mengatakan sejatinya dia dijadwalkan menghadiri sejumlah acara penting di Las Vegas tetapi harus dibatalkan karena sakit tenggorokan hingga kehilangan suaranya.

"Kami membatalkan semua acara untuk pulang ke rumah, tetapi saya tidak bisa keluar dari kamar selama dua hari. Saya memberi tahu semua orang bahwa saya sakit," kata dia.

Lalu ia menganggap keadaan yang mereka derita sebagai 'flu terburuk dalam hidup kami'.

Wozniak sempat memberi tahu Pusat Pengendalian Penyakit AS (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) terkait gejala virus corona tetapi pihak CDC hanya mengirimkan sebuah selembar kertas yang menyarankan mereka untuk mencuci tangan.

"Janet batuk sangat parah dan pergi ke rumah sakit dan mereka bilang ini bukan flu Amerika."

"Kami belum bisa diuji di negara ini. Seandainya kami kembali dari Asia Tenggara hari ini, dengan gejala yang kita miliki, kita pasti telah diuji dan dikarantina," pungkasnya.

Korban meninggal akibat virus corona di Negeri Paman Sam sampai hari ini telah merenggut nyata enam orang, seperti dilansir CNET. Wozniak dan Janet sendiri tinggal di Los Gatos, California, AS. 
Sementara korban meninggal akibat terinfeksi virus corona di seluruh dunia berjumlah 3.085 orang.

Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh dari virus corona tercatat sebanyak 45.581 orang.

Negara dengan jumlah penduduk yang terpapar kedua terbesar setelah China adalah Korea Selatan. Tercatat ada 4.335 penduduk setempat yang dinyatakan positif virus corona.

Dilaporkan 28 penduduk Korsel meninggal akibat virus corona, dan yang sembuh mencapai 30 orang.

Di Eropa, Italia menjadi pusat penyebaran wabah virus corona. Sebanyak 2.036 orang di negara itu dinyatakan positif virus corona, dengan korban meninggal mencapai 52 orang, dan yang sembuh 149 orang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini