Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Satu Karyawan CIMB Niaga Positif Corona



CIMB Niaga menyatakan satu orang karyawan mereka positif terinfeksi virus corona. Melalui informasi yang disampaikan oleh Head of Marketing, Brand and Communication CIMB Niaga Toni Darusman, karyawan tersebut bekerja di Gedung Griya Niaga Bintaro.

Sebelum sakit, karyawan tersebut terakhir masuk kerja pada 28 Februari 2020. Selanjutnya, pada 2 Maret 2020, yang bersangkutan dirawat di rumah sakit.

Setelah dirawat selama beberapa hari, karyawan tersebut akhirnya dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Ia mengatakan karyawan tersebut sehari-hari bertugas di unit back office.

Dengan demikian, ia tak berkaitan langsung dengan nasabah. Ia mengatakan untuk mengantisipasi penyebaran wabah tersebut, perusahaannya telah menerapkan protokol pencegahan.
"Di antaranya dengan disinfeksi kantor-kantor CIMB Niaga dan akan terus meningkatkan frekuensi pembersihan dan sanitasi," katanya dalam pernyataan yang diterima
Selain itu, CIMB juga melaksanakan sistem kerja terpisah untuk unit kerja kritikal dan melanjutkannya ke unit kerja nonkritikal. Bank tersebut juga akan menerapkan protokol pengecekan suhu tubuh di jaringan kantor dan cabang CIMB Niaga serta menyediakan hand sanitizer di lingkungan kerja dan kantor cabang.

Manajemen juga sedang mengkaji secara saksama kemungkinan penerapan sistem kerja dari rumah untuk unit-unit tertentu. "Operasional CIMB dan layanan kepada nasabah tetap berjalan dengan melakukan penyesuaian," katanya.

CIMB Niaga juga memiliki layanan perbankan digital sebagai alternatif solusi kepada nasabah untuk mengurangi kontak secara langsung karena dapat dilakukan di mana saja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini