Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Satu Karyawan CIMB Niaga Positif Corona



CIMB Niaga menyatakan satu orang karyawan mereka positif terinfeksi virus corona. Melalui informasi yang disampaikan oleh Head of Marketing, Brand and Communication CIMB Niaga Toni Darusman, karyawan tersebut bekerja di Gedung Griya Niaga Bintaro.

Sebelum sakit, karyawan tersebut terakhir masuk kerja pada 28 Februari 2020. Selanjutnya, pada 2 Maret 2020, yang bersangkutan dirawat di rumah sakit.

Setelah dirawat selama beberapa hari, karyawan tersebut akhirnya dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Ia mengatakan karyawan tersebut sehari-hari bertugas di unit back office.

Dengan demikian, ia tak berkaitan langsung dengan nasabah. Ia mengatakan untuk mengantisipasi penyebaran wabah tersebut, perusahaannya telah menerapkan protokol pencegahan.
"Di antaranya dengan disinfeksi kantor-kantor CIMB Niaga dan akan terus meningkatkan frekuensi pembersihan dan sanitasi," katanya dalam pernyataan yang diterima
Selain itu, CIMB juga melaksanakan sistem kerja terpisah untuk unit kerja kritikal dan melanjutkannya ke unit kerja nonkritikal. Bank tersebut juga akan menerapkan protokol pengecekan suhu tubuh di jaringan kantor dan cabang CIMB Niaga serta menyediakan hand sanitizer di lingkungan kerja dan kantor cabang.

Manajemen juga sedang mengkaji secara saksama kemungkinan penerapan sistem kerja dari rumah untuk unit-unit tertentu. "Operasional CIMB dan layanan kepada nasabah tetap berjalan dengan melakukan penyesuaian," katanya.

CIMB Niaga juga memiliki layanan perbankan digital sebagai alternatif solusi kepada nasabah untuk mengurangi kontak secara langsung karena dapat dilakukan di mana saja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)