Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Bisa Picu Kematian, Warga Harus Waspada Hoaks Info Kesehatan


Warga diminta untuk bisa menyaring dan mewaspadai informasi palsu atau hoaks terkait kesehatan, karena dianggap bisa memicu kematian.

"Dampak hoaks kesehatan bisa menyebabkan kematian, beda dengan hoaks politik yang hanya mengubah pandangan dan emosi seseorang," ujar Ketua Umum DPP Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia (MHKI), Mahesa Paranadipa, usai acara diskusi terbuka di Hotel Santika, Sabtu (29/2).
Mahesa mengatakan informasi menyesatkan dalam bidang kesehatan menempati urutan ketiga, setelah politik dan pemerintahan. Namun akibat yang ditimbulkan jauh lebih berbahaya.


Dalam penjelasannya, Mahesa mengatakan ada beberapa bagian otak manusia yang mudah dimanipulasi. Maka dari itu otak perlu dilatih dengan cara memperbanyak pengetahuan dari membaca buku.




"Bagian otak manusia terbagi dua, ada bagian yang mudah dimanipulasi, dan ada otak yang berpikir kritis tapi bagian ini mudah lelah, untuk itu perlu memperbanyak literasi," katanya.

Mahesa memberikan tips untuk tidak mudah dikelabui kabar bohong bidang kesehatan. Salah satu caranya adalah dengan menghindari artikel dengan judul provokatif, serta mencermati penyedia informasi.

"Hati-hati dengan judul provokatif, pastikan situsnya resmi dan terpercaya, serta selalu cek kembali informasi tersebut ke ahli-ahli terkait, misalnya dokter atau petugas kesehatan," katanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)