Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Karyawan BMW di Jerman Terjangkit Virus Corona


BMW mengonfirmasi satu orang karyawannya di Munchen, Jerman positif terjangkit virus corona.

Automotive News, Selasa (3/3), mengabarkan, BMW sudah merumahkan selama 14 hari buat 150 karyawan lainnya yang telah melakukan kontak sebagai langkah antisipasi.

Karyawan yang positif Covid-19 disebutkan bekerja di bagian penelitian dan pengembangan, dia disebut belakangan tidak pergi ke luar negeri. Kondisinya saat ini diungkap BMW membaik dan mendapat penanganan dari rumah sakit.


Perusahaan otomotif asal Jerman itu telah melakukan tindakan yang perlu dilakukan untuk mengatasi situasi, termasuk menutup lokasi yang terkena dampak dan melakukan desinfeksi.
Jerman pada Senin (2/3) mengonfirmasi setidaknya ada 28 kasus Covid-19 baru. Total kasus yang ada di negara paling padat penduduk di Eropa itu saat ini mencapai 157.

Sejauh ini kasus Covid-19 di Jerman masih tergolong 'ringan', otoritas setempat menyatakan belum ada pasien yang meninggal.

Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn mengatakan tergantung otoritas lokal untuk memutuskan apakah tetap mengizinkan acara besar yang melibatkan banyak orang. Hal itu dikatakan merespons Swiss yang melarang acara dengan keterlibatan lebih dari 1.000 orang digelar.

Sikap Swiss berakibat Geneva Auto Show yang seharusnya digelar pada pekan ini dibatalkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025