Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Viral Pesepeda Cekcok dengan Polantas di Gatot Subroto, Ini Kata Polisi

 


Terjadi percekcokan antara pesepeda dengan sejumlah polisi lalu lintas (Polantas) di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Kejadian ini viral di media sosial.

Direktur Lalu Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman menerangkan, kejadian bermula saat anggotanya menangani kecelakaan tunggal truk box nopol D yang menabrak separator bus transjakarta.

Anggota ini kan bukan menghambat tapi memperlambat, Anggota ini mau menyeberang mau menangani kecelakaan itu," kata Latif saat dihubungi, Senin (9/1/2023).

Latif menerangkan, salah satu anggota menyeberang jalan sambil memberikan isyarat dengan tangan agar kendaraan memperlambat laju.

Tampak, dari arah Semanggi mengarah ke Slipi ada rombongan pesepeda dengan kecepatan tinggi di luar jalur sepeda.

"Sebagian pesepeda menurunkan kecepatan sepedanya, namun ada pesepeda lainnya yang tidak dapat mengendalikan sepedanya sehingga menabrak anggota dan pesepeda tersebut terjatuh dan keduanya mengalami luka ringan," ujar Latif.

Latif menerangkan, rombongan pesepeda ada yang tak terima dan menuding anggotanya menghalangi jalur pesepeda. "Terjadi adu argumentasi namun dilerai oleh anggota lain," ujar dia.

Tak Berniat Halangi Pesepeda

Dalam hal ini, Latif kembali menegaskan bahwa anggotanya tidak berniat menghalangi rombongan pesepeda.

"Kami tidak menghalangi justru memperlambat untuk mengamankan karena ada kecelakaan lalu lintas itu," ujar dia.

Latif mengatakan, perdebatan berhasil diredam. "Pesepeda meninggalkan lokasi dengan mobil dari rombongan pesepeda," ucap dia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini