Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

PPP: Ridwan Kamil Salah Satu Tokoh yang Dipantau KIB untuk Diusung di Pilpres


Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmi bergabung dengan Partai Golkar. Bergabungnya Ridwan Kamil dianggap angin segar sebagai tokoh yang berpotensi maju di Pilpres 2024.

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi alias Awiek mengakui nama Ridwan Kamil memang tokoh yang berpotensi untuk menjadi calon presiden. Ridwan Kamil disebut sebagai tokoh potensial yang terus dimonitor oleh Koalisi Indonesia Bersatu.

"RK kan memang salah satu tokoh yang dimonitor KIB untuk diusung di Pilpres selain tokoh-tokoh lainnya," ujar Awiek kepada wartawan, Kamis (19/1/2023).

PPP menghormati pilihan politik Ridwan Kamil bergabung dengan Golkar. Sebagai pengusung Ridwan Kamil di Jawa Barat, PPP tidak masalah akhirnya memutuskan ke Golkar.

"Ini hak politik RK. Karena beliau sebelumnya memang belum berpartai. Saat Pilgub diusung berpasangan dengan kader PPP yakni Pak Uu (Uu Ruzhanul Ulum)," ujar Awiek.

Sementara itu, Partai Golkar menegaskan tidak ada nama lain selain Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto sebagai calon presiden. Nama Airlangga yang akan diusulkan ke Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). 

"KIB ada mekanisme sendiri. Dalam penentuan siapa capres-cawapres. Dan pasti Golkar dorong Pak Airlangga," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/1).

Golkar, PPP dan PAN belum membahas bersama siapa calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung. KIB akan deklarasi pada waktu yang tepat.

"Soal kapan pembahasan kapan di KIB capres-cawapres, sebagaimana disampaikan Pak Airlangga tentu menunggu waktu yang tepat," ujar Ace.

Partai Golkar menyatakan keputusan nama calon presiden Golkar sudah bulat yakni Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, bukan Ridwan Kamil seperti digadang masyarakat pasca Gubernur Jabar tersebut bergabung ke partai berlambang beringin.

Untuk itu, Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily yakin Ridwan Kamil selaku kader partai akan menghormati keputusan partai atau tidak akan mencalon diri untuk maju di Pilpres 2024.

"Pak RK sampaikan beliau politiknya tahu diri, saya kira beliau akan tunduk kepada apa yang jadi perintah partai," ujar Ace di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (19/1/2023).

Menurut Ace, keputusan capres Golkar bukan berarti kader lain seperti RK tidak memiliki kapasitas capres namun hal ini terkait fatsun politik.

"Bukan soal tidak berkapasitas, ini kan soal fatsun kebijakan partai," ujarnya.

Ace menyebut RK telah komit dengan keputusan Golkar dan siap memenangkan Golkar dan Airlangga Hartarto sebagai calon presiden 2024.

"Pak RK sudah menunjukkan komitmennya untuk mengikuti dan loyal trhadap keputusan tersebut serta beliau berkomitmen mensosialisasikan dan menggaungkan kemenangan Pak Airlangga dan Golkar dalam pemilu 2024 nanti," ujarnya.

Selain capres, Golkar tetap membuka peluang RK untuk maju Pilkada 2024, termasuk Pilkada DKI Jakarta.

"Ya segala kemungkinan seperti pilkada bisa saja," ujarnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)