Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

  Satu Keluarga di Bekasi Tewas Keracunan, Polisi Masih Tunggu Hasil Forensik


Polisi masih menunggu hasil laboratorium forensik untuk mengungkap penyebab kematian tiga orang dalam satu keluarga di Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, yang diduga keracunan.

"Sampai sekarang belum ada perkembangan. Kita masih menunggu hasil dari laboratorium forensik," kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Hengki kepada awak media, Senin (16/1/2023).

Terkait keberadaan suami korban AM yang berinisial WWN, Hengki menegaskan pihaknya masih terus berupaya mencari.

Minimnya informasi seputar suami korban, membuat upaya pencarian terkendala.

"Kalau ada identitasnya tentu akan kita lakukan pemanggilan untuk kita mintai keterangan," jelas Hengki.

Dia juga mengaku masih belum mengetahui perihal kejelasan hubungan antara korban dengan suami keduanya tersebut, lantaran tak mendapat informasi yang valid.

"Kita masih berusaha apakah statusnya korban terhadap suami sambungnya ini, masih suami istri atau sudah pisah, kita tidak tahu, masih kita dalami. Belum ada keterangan yang diperoleh dari saksi-saksi yang sudah kita periksa sebanyak tujuh orang," ungkap Hengki.

Terkait dengan adanya isu yang beredar yang menyebutkan WWN membawa sepeda motor korban, Hengki menegaskan pihaknya belum mendapat informasi.

"Kita tidak tahu itu, penjelasannya belum ada, dari keterangan saksi belum ada. Nanti kita dalami lagi," tandasnya.

Tiga Orang Meninggal Dunia

Sebelumnya, satu keluarga yang terdiri dari lima orang ditemukan tergeletak di rumah kontrakan dengan kondisi mulut mengeluarkan busa, Kamis (12/1/2023) pagi. Kelima korban diduga mengalami keracunan.

Sebanyak tiga orang meninggal dunia, yakni AM (40), dan dua putranya, RAM (23) dan MR (17). Sedangkan anak korban lainnya, AN (5) beserta ipar korban, MDS (34), berhasil selamat dan masih dirawat di RSUD Bantargebang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)