Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Minyak Goreng Meningkatkan Risiko Diabetes, Mitos atau Fakta?

 


Ketika berbicara tentang minyak goreng, tidak semuanya sama. Sangat penting untuk memahami jenis minyak, apakah itu dari sumber hewani, seperti lemak ayam. Atau sumber yang baik seperti minyak zaitun extra virgin, minyak bunga matahari, atau minyak wijen.

Perhatian utama tentang minyak goreng adalah jumlah lemak jenuh yang dihasilkannya. Ini terkait dengan risiko peradangan yang lebih tinggi dalam tubuh dan juga dapat menyebabkan risiko penyakit gaya hidup yang lebih tinggi, termasuk diabetes.

dikenal karena pentingnya dalam transmisi saraf dan kekuatan sendi. Selain itu, beberapa khasiat baik yang ditemukan di beberapa minyak adalah omega-3 dan asam lemak tak jenuh tunggal, yang baik untuk kesehatan jantung.

Oleh karena itu, diet bebas minyak sama sekali tidak disarankan. Sebaliknya, penting untuk memilih minyak goreng dengan bijak.

Melansir dari Healthshots, Rabu (28/12/2022), minyak goreng jadi penyebab meningkatkan risiko diabetes adalah mitos.

Namun, jika seseorang menjalani diet minyak yang sehat tetapi tidak menjaga gaya hidup sehat, melewatkan aktivitas fisik, bisa berakhir dengan diabetes.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mendidik dan meningkatkan kesadaran individu tentang berbagai jenis minyak goreng dan konsekuensinya.

Diabetes juga dapat disebabkan oleh faktor lain, seperti konsumsi daging secara berlebihan dan kurangnya aktivitas fisik. Menurut statistik, individu yang mengonsumsi daging dan lemak jenuh, lebih besar kemungkinan terkena diabetes.

Oleh karena itu, tidak dapat diasumsikan bahwa hanya minyak goreng yang dapat menyebabkan diabetes. Sebaliknya, kita perlu memperhatikan sumber minyaknya, bagaimana kita mengkonsumsinya, dan juga faktor risiko terkait lainnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini