Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Minyak Goreng Meningkatkan Risiko Diabetes, Mitos atau Fakta?

 


Ketika berbicara tentang minyak goreng, tidak semuanya sama. Sangat penting untuk memahami jenis minyak, apakah itu dari sumber hewani, seperti lemak ayam. Atau sumber yang baik seperti minyak zaitun extra virgin, minyak bunga matahari, atau minyak wijen.

Perhatian utama tentang minyak goreng adalah jumlah lemak jenuh yang dihasilkannya. Ini terkait dengan risiko peradangan yang lebih tinggi dalam tubuh dan juga dapat menyebabkan risiko penyakit gaya hidup yang lebih tinggi, termasuk diabetes.

dikenal karena pentingnya dalam transmisi saraf dan kekuatan sendi. Selain itu, beberapa khasiat baik yang ditemukan di beberapa minyak adalah omega-3 dan asam lemak tak jenuh tunggal, yang baik untuk kesehatan jantung.

Oleh karena itu, diet bebas minyak sama sekali tidak disarankan. Sebaliknya, penting untuk memilih minyak goreng dengan bijak.

Melansir dari Healthshots, Rabu (28/12/2022), minyak goreng jadi penyebab meningkatkan risiko diabetes adalah mitos.

Namun, jika seseorang menjalani diet minyak yang sehat tetapi tidak menjaga gaya hidup sehat, melewatkan aktivitas fisik, bisa berakhir dengan diabetes.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mendidik dan meningkatkan kesadaran individu tentang berbagai jenis minyak goreng dan konsekuensinya.

Diabetes juga dapat disebabkan oleh faktor lain, seperti konsumsi daging secara berlebihan dan kurangnya aktivitas fisik. Menurut statistik, individu yang mengonsumsi daging dan lemak jenuh, lebih besar kemungkinan terkena diabetes.

Oleh karena itu, tidak dapat diasumsikan bahwa hanya minyak goreng yang dapat menyebabkan diabetes. Sebaliknya, kita perlu memperhatikan sumber minyaknya, bagaimana kita mengkonsumsinya, dan juga faktor risiko terkait lainnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini