Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

  Diduga Stres, Ayah di Depok Tega Sandera Anaknya Saat Akan Diamankan Warga


Seorang ayah bernama Yudi Wibowo tega menyandera anaknya menggunakan senjata tajam, saat warga mendatangi rumahnya di Jalan H Dimun, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok. Diduga Yudi mengalami depresi karena ditinggal cerai istrinya. 

Ketua RW 24, Sukartono mengatakan, sekitar pukul 19.30 WIB malam kemarin warga di sekitar diancam Yudi menggunakan senapan angin. Mendapatkan ancaman tersebut warga sekitar berusaha mengamankan Yudi.

“Saat warga datang dia berusaha kabur membawa anaknya ke dalam rumah,” ujar Sukartono kepada Liputan6.com, Rabu (11/1/2023).

Sukartono menjelaskan, anaknya jadikan sandera dibawah ancaman senjata tajam berupa sangkur. Anak perempuannya sempat menangis selama disandera dan sangkur diletakkan diatas kepala anaknya.

“Jadi dia mengancam akan menusuk sangkur itu, dia todongkan diatas kepala anaknya yang perempuan,” jelas Sukartono.

Melihat ancaman tersebut warga berusaha menghubungi Polres Metro Depok. Tidak lama kemudian anggota kepolisian dan Brimob berpakaian lengkap datang.

“Kayaknya tersangka ini stres karena ditinggal cerai istrinya,” tegas Sukartono.

Proses negosiasi pihak kepolisian dengan Yudi berjalan hingga menjelang subuh. Akhirnya pihak kepolisian dapat mengamankan Yudi dan anaknya dibawa ke Polres Metro Depok.

“Sudah dibawa dan anaknya dalam perlindungan polisi juga,” pungkas Sukartono.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini