Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

  Pendiri Cimory Bambang Sutantio Masuk 50 Orang Terkaya Indonesia, Simak Kinerja Saham CMRY pada 2022


Saham emiten produsen susu, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) atau disebut Cimory terlihat menorehkan kinerja cukup baik pada 2022.

Saham Cisarua Mountain Dairy (CMRY) melambung 35,38 persen sejak awal tahun ini. Sepanjang 2022, saham CMRY sempat berada di level tertinggi Rp 5.350 dan terendah Rp 3.000 per saham.

Saham CMRY melesat 0,46 persen ke posisi Rp 4.400 per saham pada penutupan perdagangan Selasa, 27 Desember 2022. Saham CMRY sempat berada di level tertinggi Rp 4.300 dan terendah Rp 4.410 per saham.

Adapun, total frekuensi perdagangan 1.187 kali dengan volume perdagangan 1,48 juta saham. Nilai transaksi harian Rp 5,41 miliar.

Sementara itu, analis mempertahankan CMRY dengan peringkat buy (beli) dengan target harga Rp 5.500 (14,6 persen potensi return dari saat ini 4.800). 

"TP (target harga) terbaru kami lebih tinggi dari 5.300 sebelumnya karena kemungkinan pendapatan yang lebih tinggi di masa depan," kata Research Analyst Henan Putihrai Sekuritas, Priscilla Margatan dalam risetnya, Selasa, 27 Desember 2022.

Selain itu, pendapatan Cimory pada masa mendatang juga didorong oleh peluncuran beberapa lini produk baru termasuk oatmilk dan yoghurt stick pada semester I 2023, serta liburan Natal yang berpotensi meningkatkan permintaan pada kuartal IV 2022.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)