Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

  Pendiri Cimory Bambang Sutantio Masuk 50 Orang Terkaya Indonesia, Simak Kinerja Saham CMRY pada 2022


Saham emiten produsen susu, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) atau disebut Cimory terlihat menorehkan kinerja cukup baik pada 2022.

Saham Cisarua Mountain Dairy (CMRY) melambung 35,38 persen sejak awal tahun ini. Sepanjang 2022, saham CMRY sempat berada di level tertinggi Rp 5.350 dan terendah Rp 3.000 per saham.

Saham CMRY melesat 0,46 persen ke posisi Rp 4.400 per saham pada penutupan perdagangan Selasa, 27 Desember 2022. Saham CMRY sempat berada di level tertinggi Rp 4.300 dan terendah Rp 4.410 per saham.

Adapun, total frekuensi perdagangan 1.187 kali dengan volume perdagangan 1,48 juta saham. Nilai transaksi harian Rp 5,41 miliar.

Sementara itu, analis mempertahankan CMRY dengan peringkat buy (beli) dengan target harga Rp 5.500 (14,6 persen potensi return dari saat ini 4.800). 

"TP (target harga) terbaru kami lebih tinggi dari 5.300 sebelumnya karena kemungkinan pendapatan yang lebih tinggi di masa depan," kata Research Analyst Henan Putihrai Sekuritas, Priscilla Margatan dalam risetnya, Selasa, 27 Desember 2022.

Selain itu, pendapatan Cimory pada masa mendatang juga didorong oleh peluncuran beberapa lini produk baru termasuk oatmilk dan yoghurt stick pada semester I 2023, serta liburan Natal yang berpotensi meningkatkan permintaan pada kuartal IV 2022.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini