Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Lo Kheng Hong Raih Penghargaan Inspiring Investor dari Sinarmas Asset Management

 


Sosok Lo Kheng Hong sudah tidak asing lagi di dunia pasar modal. Lantaran, Lo Kheng Hong memiliki pengalaman panjang sebagai investor saham. 

Dengan pengalaman tersebut, investor pasar modal yang dijuluki Warren Buffet Indonesia ini meraih penghargaan Inspiring Investor dari Sinarmas Asset Management dalam acara Investor Appreciation Night & Market Outlook 2023 pada Kamis, 19 Januari 2023.

Investor Appreciation Night ini merupakan pemberian penghargaan kepada para investor yang merupakan nasabah prioritas Sinarmas Asset Management.  Direktur Sinarmas Multiartha, Ferita Lie mengatakan, kegiatan apresiasi terhadap para investor ini diharapkan dapat memotivasi seluruh lapisan masyarakat untuk lebih bersemangat beraktivitas di dunia pasar modal. 

Ferita juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah serta peran para investor atas kontribusinya terhadap penguatan ekonomi nasional. 

“Kita harus mengapresiasi pemerintah yang terus menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional dan terus melakukan upaya perbaikan iklim investasi di Indonesia,” kata Ferita dalam keterangan resminya, ditulis Senin (23/1/2023).

Lo Kheng Hong menyebutkan, pandemi COVID-19 telah mengajarkan kepada kita semua bahwa tidak ada negara, organisasi, maupun individu yang dapat menghadapi kondisi sulit ini sendirian, sehingga pemulihan ekonomi menjadi fokus yang sangat penting untuk dibahas.

Sementara itu, Menteri BUMN RI, Erick Thohir mengatakan pentingnya sinergi ekosistem ekonomi. 

"Kalau kita lihat kue investasi, angka dari kuartal tiga pada (realisasi target) Rp 1.200 triliun ini tembus," kata Erick.

Pemerintah juga berusaha agar investasi luar negeri dan dalam negeri dan dalam negeri bisa lebih seimbang.

"Kami berusaha mendorong agar investasi luar negeri dan dalam negeri dan dalam negeri bisa lebih seimbang, makanya kita harus dorong ekosistem antara BUMN, private sector, small medium enterprise bisa berkolaborasi supaya tidak bergantung pada investasi luar negeri," kata dia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)