Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Lo Kheng Hong Raih Penghargaan Inspiring Investor dari Sinarmas Asset Management

 


Sosok Lo Kheng Hong sudah tidak asing lagi di dunia pasar modal. Lantaran, Lo Kheng Hong memiliki pengalaman panjang sebagai investor saham. 

Dengan pengalaman tersebut, investor pasar modal yang dijuluki Warren Buffet Indonesia ini meraih penghargaan Inspiring Investor dari Sinarmas Asset Management dalam acara Investor Appreciation Night & Market Outlook 2023 pada Kamis, 19 Januari 2023.

Investor Appreciation Night ini merupakan pemberian penghargaan kepada para investor yang merupakan nasabah prioritas Sinarmas Asset Management.  Direktur Sinarmas Multiartha, Ferita Lie mengatakan, kegiatan apresiasi terhadap para investor ini diharapkan dapat memotivasi seluruh lapisan masyarakat untuk lebih bersemangat beraktivitas di dunia pasar modal. 

Ferita juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah serta peran para investor atas kontribusinya terhadap penguatan ekonomi nasional. 

“Kita harus mengapresiasi pemerintah yang terus menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional dan terus melakukan upaya perbaikan iklim investasi di Indonesia,” kata Ferita dalam keterangan resminya, ditulis Senin (23/1/2023).

Lo Kheng Hong menyebutkan, pandemi COVID-19 telah mengajarkan kepada kita semua bahwa tidak ada negara, organisasi, maupun individu yang dapat menghadapi kondisi sulit ini sendirian, sehingga pemulihan ekonomi menjadi fokus yang sangat penting untuk dibahas.

Sementara itu, Menteri BUMN RI, Erick Thohir mengatakan pentingnya sinergi ekosistem ekonomi. 

"Kalau kita lihat kue investasi, angka dari kuartal tiga pada (realisasi target) Rp 1.200 triliun ini tembus," kata Erick.

Pemerintah juga berusaha agar investasi luar negeri dan dalam negeri dan dalam negeri bisa lebih seimbang.

"Kami berusaha mendorong agar investasi luar negeri dan dalam negeri dan dalam negeri bisa lebih seimbang, makanya kita harus dorong ekosistem antara BUMN, private sector, small medium enterprise bisa berkolaborasi supaya tidak bergantung pada investasi luar negeri," kata dia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini