Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Bank DKI Bakal IPO Rp 3 Triliun pada 2023?

 


PT Bank DKI, salah satu bank pembangunan daerah terbesar di Indonesia, sedang mempertimbangkan untuk menggelar penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) di Jakarta yang dapat mengumpulkan USD 150 juta hingga USD 200 juta atau setara dengan Rp 2,25 triliun - Rp 3 triliun (asumsi kurs Rp 15.004 per dolar AS). 

Melansir Yahoo Finance, Senin (23/1/2023), pemberi pinjaman bekerja sama dengan PT BCA Sekuritas dan PT CIMB Niaga Sekuritas Indonesia dalam potensi pencatatan, yang bisa terjadi paling cepat tahun ini.

Selain itu, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan PT Sucor Sekuritas juga sebagai konsultan Bank DKI terkait penjualan saham tersebut. Hal itu diungkapkan oleh sumber yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena informasinya bersifat pribadi.

Musyawarah berada pada tahap awal dan rincian IPO termasuk ukuran dan jadwal dapat berubah.

Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy menjelaskan, IPO merupakan bagian dari kebijakan strategis Bank DKI pada 2023. Hal itu disebutkan dalam seminar virtual, tanpa memberikan rincian lebih lanjut pada Kamis.

Meski demikian, perwakilan BCA, CIMB dan Sucor menolak berkomentar, sementara perwakilan Mirae tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Sementara itu, Bank DKI akan bergabung dengan rekan-rekannya seperti PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara, juga dikenal sebagai Bank Sumut, dalam memasuki pasar modal lokal.  

Bank Sumut sedang mengincar dana sekitar Rp 1,5 triliun (USD 99 juta) dalam penawaran dan pencatatannya dijadwalkan pada 7 Februari.

Perusahaan mengumpulkan sekitar USD 2,2 miliar melalui penjualan saham pertama kali di Indonesia tahun lalu, turun dari USD 4,3 miliar pada 2021, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Sebagai catatan, Bank DKI membukukan pertumbuhan kredit sebesar 27 persen untuk sembilan bulan pertama 2022. Sedangkan, laba bersihnya melonjak 29 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini