Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 16.441 Per Dolar AS di Pagi Ini (31/7), Asia Bervariasi

 

BPF  Nilai tukar rupiah di pasar spot melemah di awal perdagangan hari ini. Kamis (31/7), rupiah spot dibuka di level Rp 16.441 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah melemah 0,22% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 16.405 per dolar AS. 

Hingga pukul 09.08 WIB, pergerakan mata uang di Asia cenderung bervariasi. Di mana, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di kawasan setelah anjlok 0,81%.

Berikutnya, dolar Taiwan terkoreksi 0,61% dan ringgit Malaysia terlihat melemah 0,26% di pagi ini.

Sementara itu, yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,4%. Disusul, dolar Singapura yang naik 0,22%.

Selanjutnya ada baht Thailand yang terkerek 0,13%. Lalu ada yuan China dan won Korea Selatan yang sama-sama terangkat 0,07%.

Kemudian, dolar Hongkong terlihat menguat tipis 0,003% terhadap the greenback
saham

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini