Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Harga Saham Naik Signifikan, Ini Penjelasan Indokripto Koin Semesta (COIN)

 

Setelah seminggu melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) masih terus diminati oleh investor pasar saham.

Sebagaimana diketahui, sejak melantai di BEI pada 9 Juli 2025, saham emiten yang bergerak disektor aset kripto ini mengalami Auto Reject Atas (ARA) selama enam hari bursa berturut-turut. Pada penawaran awal, harga saham COIN dibanderol dengan harga Rp 100 per saham.

Sementara pada penutupan perdagangan Rabu (16/7), saham COIN diperdagangkan di level Rp 474 per saham. Dengan demikian, saham COIN sudah mengalami kenaikan 374% dari harga penawaran awal.

Saham COIN pun masuk radar Unusual Market Activity (UMA) oleh BEI lantaran kenaikan harga saham yang di luar kebiasaan. Bahkan pada Kamis (17/7), saham COIN dihentikan sementara perdagangannya untuk cooling down.

Lebih lanjut, Manajemen COIN menganggap tingginya minat terhadap saham COIN terjadi secara bersamaan dengan tren positif yang terjadi di pasar aset kripto. Bitcoin sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kembali berhasil mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa. 

Pada Senin, 14 Juli 2025, Bitcoin untuk pertama kalinya berhasil menyentuh level US$ 122.838 per BTC.

Antusiasme pasar terhadap hal ini terlihat dari meningkatnya volume perdagangan harian spot kripto di CFX yang sempat menyentuh Rp 3 triliun pada akhir pekan lalu dari rata-rata harian di kisaran Rp 1 triliun sepanjang bulan Juli 2025.

Direktur Utama Indokripto Koin Semesta Ade Wahyu menyatakan, semangat investor terhadap saham COIN menjadi bukti nyata pesatnya adopsi aset kripto di Indonesia. Menurutnya, fenomena ini diyakini akan berdampak positif terhadap perkembangan ekosistem COIN sekaligus mendukung pertumbuhan industri kripto di tanah air.

Manajemen COIN tentu sangat berterima kasih atas kepercayaan dan antusiasme dari para investor sejak hari pertama emiten ini melantai di bursa saham. 

"Antusiasme yang tinggi terhadap aset kripto tentunyadapat memberikan dampak yang positif kepada COIN, sekaligus kepada dua anak usaha kami,yaitu PT Central Finansial X (CFX) sebagai bursa aset kripto dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) sebagai lembaga kustodian aset kripto,” ujar dia dalam siaran pers yang diterima Kontan, Kamis (17/7).

Ade meyakini, capaian tersebut merupakan momentum awal yang baik bagi perjalanan COIN ke depan. Oleh sebab itu, pihaknya akan berupaya untuk terus menjaga antusiasme dan minat masyarakat terhadap aset kripto sebagai instrumen investasi dengan mendorong terciptanya ekosistem bursa aset kripto yang mengedepankan transparansi, teregulasi, dan menjalankannya dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good CorporateGovernance/GCG).

Seiring dengan naiknya harga saham COIN, kapitalisasi pasarnya pun ikut melambung. Pada saat hari pertama pencatatan, saham COIN memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp 1,4 triliun.

Sementara pada penutupan perdagangan Rabu lalu, kapitalisasi pasarnya telah menembus Rp 6,5 triliun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini