Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Erajaya Swasembada (ERAA) Tambah Modal ke Anak Usaha Rp 10,5 Miliar

 

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) melalui entitas anak usaha PT Era Boga Nusantara (EBN) telah melakukan transaksi afiliasi dengan PT Era Boga Patiserindo.

Melansir keterbukaan informasi, Senin (21/7), transaksi afiliasi tersebut berupa penyetoran tambahan modal untuk EBP sebesar Rp 10,5 miliar.

Kepala Bidang Hukum & Sekretaris PerusahaanPT Erajaya Swasembada Tbk Amelia Allen mengatakan obyek transaksi tersebut ialah 10.500 saham baru EBP kategori saham biasa dengan nilai nominal Rp 1 juta per saham. 

"Maka, total nilai nominal yang dikeluarkan adalah Rp 10,5 miliar yang diambil oleh EBN. Transaksi EBP yang dilakukan oleh perseroan melalui EBN bersumber dari internal kas EBN," kata Amelia dalam keterangan resminya, Senin (21/7).

Dengan penyetoran modal tersebut, maka total modal ditempatkan dan disetor EBP yang semula Rp 116 miliar meningkat menjadi Rp 131 miliar. 

Secara rinci, PT Era Boga Nusantara memiliki 91,7 miliar saham atau setara 30% dari total modal ditempatkan dan disetor, sementara Paris Baguette Singapore Pte. Ltd. mengempit 39,3 miliar saham.

Amelia menegaskan tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, atau kondisi keuangan perseroan akibat kejadian, informasi, atau fakta material ini. 

"Transaksi penyertaan modal ini dilakukan semata-mata untuk mempertahankan kepemilikan ERAA di EBP," tutupnya.

Sebagai informasi, EBN merupakan perusahaan yang bergerak dalam bisnis kedai makanan, kedai minuman, dan perdagangan eceran berbagai macam barang yang utamanya makanan, minuman atau tembakau di minimarket/ supermarket /Hypermarket.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025