Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Lapor Hasil Rights Issue, Lippo Cikarang Setor Rp 995 Miliar untuk Proyek Meikarta

 

PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) melaporkan hasil realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) alias rights issue.

Melansir keterbukaan informasi tanggal 11 Juli 2025, laporan realisasi penggunaan dana itu berakhir per 30 Juni 2025.

Presiden Direktur LPCK, Marlo Budiman mengatakan, rights issue yang efektif pada 27 Maret 2025 lalu itu memiliki jumlah hasil Rp 1,22 triliun.

“Dengan biaya penawaran umum Rp 4,42 miliar, maka hasil bersih righst issue LPCK tersebut menjadi Rp 1,22 triliun,” katanya dalam keterbukaan informasi itu.

Pada rencana awal, sebesar Rp 1,16 triliun digunakan untuk penyertaan modal kepada perusahaan anak LPCK, yaitu PT Megakreasi Cikarang Permai (MKCP). Dana itu akan digunakan untuk penyertaan modal kepada PT Mahkota Sentosa Utama (MSU).

Lalu, sisanya sebesar Rp 61,15 miliar mau digunakan untuk modal kerja LPCK.

Namun, per 30 Juni, realisasi penggunaan dana baru sebesar Rp 995 miliar yang disetor ke MKCP. Sementara, belum ada dana yang digunakan untuk modal kerja perseroan.

Sehingga, dari dana yang terkumpul dalam rights issue ini, masih tersisa Rp 228,18 miliar per 30 Juni.

Asal tahu saja, MSU saat ini tengah mengerjakan proyek pembangunan apartemen di Meikarta District 1 dan District 2, yang berlokasi di Cibatu, Cikarang Selatan.

Berdasarkan catatan KONTAN, proyek apartemen tersebut ditargetkan bertambah 6.100 unit apartemen hingga akhir tahun 2025. Sementara, target tambahan unit yang akan diserahterimakan sampai dengan 2027 ialah sekitar 3.400 unit.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini