Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 16.219 Per Dolar AS di Pagi Ini (4/7)

 

Nilai tukar rupiah kembali melemah di awal perdagangan hari ini. Jumat (4/7), rupiah dibuka di level Rp 16.219 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah melemah 0,15% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 16.195 per dolar AS. 

Hingga pukul 09.00 WIB, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,46%.

Selanjutnya, ringgit Malaysia yang ambles 0,27% dan baht Thailand yang koreksi 0,13%. Disusul, won Korea Selatan yang turun 0,09%.

Berikutnya ada dolar Singapura yang melemah tipis 0,02% terhadap the greenback pada pagi ini.

Sementara itu, yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,1%. 

Kemudian ada dolar Taiwan dan yuan China yang sama-sama menguat 0,03%. Diikuti, dolar Hongkong yang naik 0,01%.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini