Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Indeks Dolar Bergerak Naik ke Level 99, Terangkat Sentimen The Fed

 

BPF Indeks dolar Amerika Serikat (AS) bertengger di kisaran 99,73 pada hari Kamis (31/7), mendekati level tertinggi dalam dua bulan. Ini setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga tetap di kisaran 4,25%–4,5%. 

Ketua The Fed, Jerome Powell, menegaskan kembali bahwa masih terlalu dini untuk mempertimbangkan penurunan suku bunga. Menyusul pernyataannya, pasar mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga tahun ini. Kini pasar memperkirakan pelonggaran bunga acuan hanya 35 basis poin (bps) pelonggaran pada bulan Desember. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Kamis (31/7), investor juga mempertimbangkan data AS yang lebih kuat dari perkiraan, dengan pertumbuhan PDB dan lapangan kerja swasta yang melampaui perkiraan. 

Perhatian investor kini tertuju pada data inflasi PCE dan klaim pengangguran yang akan rilis hari ini (31/7), diikuti oleh laporan ketenagakerjaan bulan Juli pada hari Jumat (1/8). 

Sementara dari perkembangan tarif perdagangan, AS mencapai kesepakatan tarif dengan Korea Selatan, sementara Presiden Trump memberlakukan tarif baru yang tinggi terhadap Brasil dan India. 

Indeks dolar diperkirakan akan naik sekitar 3% pada bulan Juli, menandai kenaikan bulanan pertamanya tahun ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini