Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

BCA Life Catatkan Laba Rp 9,05 Miliar pada Semester I-2025

 

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp 9,05 miliar sepanjang semester I-2025.

Presiden Direktur & Chief Executive Officer (CEO), Eva Agrayani menjelaskan bahwa perolehan laba tersebut mengalami penyesuaian seiring dengan langkah strategis yang diambil perusahaan dalam memperkuat fondasi bisnis jangka panjang.

"Meskipun terdapat perlambatan pada beberapa indikator, perusahaan optimistis bahwa dengan strategi yang adaptif, fokus pada layanan nasabah, serta dukungan ekosistem BCA Group, kinerja di paruh kedua bisa menguat," tulisnya dalam keterangan resmi, Senin (14/7).

Kendati demikian, pendapatan premi perusahaan tercatat tumbuh positif sebesar 10,81% secara tahunan, dengan nilai mencapai Rp 1,01 triliun pada semester I-2025.

Sementara itu, dari sisi klaim dan manfaat yang telah dibayar BCA Life mengalami penurunan sebanyak 42,08% secara tahunan menjadi senilai Rp 218,82 miliar.

"Ini mencerminkan pengelolaan risiko yang lebih efektif dan perbaikan portofolio," tuturnya.

Lebih lanjut, BCA Life meyakini dapat menutup tahun 2025 dengan torehan kinerja positif seperti yang telah berhasil diraih dalam beberapa tahun terakhir. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini