Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

BCA Life Catatkan Laba Rp 9,05 Miliar pada Semester I-2025

 

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp 9,05 miliar sepanjang semester I-2025.

Presiden Direktur & Chief Executive Officer (CEO), Eva Agrayani menjelaskan bahwa perolehan laba tersebut mengalami penyesuaian seiring dengan langkah strategis yang diambil perusahaan dalam memperkuat fondasi bisnis jangka panjang.

"Meskipun terdapat perlambatan pada beberapa indikator, perusahaan optimistis bahwa dengan strategi yang adaptif, fokus pada layanan nasabah, serta dukungan ekosistem BCA Group, kinerja di paruh kedua bisa menguat," tulisnya dalam keterangan resmi, Senin (14/7).

Kendati demikian, pendapatan premi perusahaan tercatat tumbuh positif sebesar 10,81% secara tahunan, dengan nilai mencapai Rp 1,01 triliun pada semester I-2025.

Sementara itu, dari sisi klaim dan manfaat yang telah dibayar BCA Life mengalami penurunan sebanyak 42,08% secara tahunan menjadi senilai Rp 218,82 miliar.

"Ini mencerminkan pengelolaan risiko yang lebih efektif dan perbaikan portofolio," tuturnya.

Lebih lanjut, BCA Life meyakini dapat menutup tahun 2025 dengan torehan kinerja positif seperti yang telah berhasil diraih dalam beberapa tahun terakhir. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)