Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Bursa Asia Melemah di Pagi Ini (29/7), Pasar Menanti Perundingan Dagang AS-China

 

Bursa Asia melemah dengan cenderung menguat pada perdagangan hari ini. Selasa (29/7) pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 melemah 0,84% ke 40.652,55. Berbeda, indeks Hangseng dibuka melemah 0,42% ke 25.454,83.

Sedangkan, indeks Taiex menguat tipis 0,02% ke 23.417,56 dan indeks Kospi melemah tipis 0,06% ke 3.207,74. Sementara, indeks ASX 200 melemah 0,18% ke 8.682,2.

Di sisi lain, FTSE Straits Times melemah 0,14% ke 4.235,28 dan FTSE Malay KLCI menguat 0,11% menjadi 1.521,01.

Pasar Asia-Pasifik melemah karena investor menunggu hasil perundingan perdagangan AS-China yang sedang berlangsung.

Investor juga menunggu hasil pertemuan Federal Reserve yang dijadwalkan pada hari Rabu (30/7) di Amerika Serikat, di mana bank sentral akan memutuskan apakah akan memangkas suku bunga.

Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat (AS) cenderung menguat walau indeks S&P 500 ditutup mendekati garis datar pada hari Senin, dengan kesepakatan perdagangan terbaru antara AS dan Uni Eropa gagal memicu reli baru.

Indeks pasar secara keseluruhan naik tipis 0,02% menjadi 6.389,77. Sementara indeks Nasdaq Composite ditutup naik 0,33% menjadi 21.178,58. 

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average melemah 64,36 poin, atau 0,14%, dan mengakhiri sesi di level 44.837,56.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini