Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Chandra Daya Investasi (CDIA) Tetapkan Harga IPO Rp 190 per Saham

 

PT Chandra Daya Investasi Tbk menetapkan harga penawaran umum saham perdana alias Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp 190 per saham. 

Ini merupakan batas atas dari harga penawaran awal atau bookbuilding di kisaran Rp 170–Rp 190, yang telah sudah berlangsung pada 19 Juni–24 Juni 2025. 

Masa penawaran umum perdana saham CDIA dimulai pada 2 Juli 2025 sampai dengan 7 Juli 2025. Jika tidak ada aral melintang, saham CDIA akan dicatatkan pada 9 Juli 2025 di BEI.

Berdasarkan prospektus tambahan yang dirilis pada Selasa (1/7), emiten yang bakal menggunakan kode saham CDIA ini akan menawarkan maksimal 12,48 miliar saham. 

Dengan demikian, anak usaha PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) ini berpotensi mengantongi dana segar sebesar Rp 2,37 triliun dari hajatan IPO ini.

Nantinya, sekitar Rp 871,75 miliar dari dana IPO akan digunakan CDIA untuk penyetoran modal kepada perusahaan anak yang termasuk dalam pilar bisnis logistik yaitu PT Chandra Shipping International dan PT Marina Indah Maritim. 

Kemudian sekitar Rp 1,5 miliar akan disalurkan CDIA melalui penyetoran modal kepada anak usahanya yang termasuk dalam pilar bisnis pelabuhan dan penyimpanan, yaitu PT Chandra Samudera Port. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)