Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Transaksi Emiten Hashim ini Melejit, Simak Rekomendasi Solusi Sinergi Digital (WIFI)

 

PT Solusi Sinergi Digital (WIFI) kembali memimpin nilai transaksi pada perdagangan kemarin Selasa (22/7/2025). Nilainya bertambah dari perdagangan sehari sebelumnya. 

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, nilai transaksi WIFI mencapai Rp 1,591 triliun. Sebelumnya, nilai transaksi WIFI juga tertinggi, menembus Rp 1,458 triliun pada perdagangan Senin (21/7).

Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas, Abdul Azis Setyo Wibowo mencermati, lonjakan harga saham WIFI tak mengejutkan jika dilihat dari sisi fundamental perseroan.

“Perusahaan tengah berada dalam fase hypergrowth,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (22/7).

Pertumbuhan WIFI didukung oleh model bisnis terintegrasi yang efisien dan ekspansi infrastruktur yang agresif.

Azis melihat, selama beberapa tahun terakhir, WIFI juga konsisten mencatatkan kinerja keuangan yang solid, baik dari sisi pendapatan, margin, dan profitabilitas.

Kini, perusahaan sedang memanfaatkan dana hasil rights issue Rp 5,9 triliun untuk ekspansi jaringan Fiber To The Home (FTTH) hingga 5 juta homepasses.

WIFI juga aktif terlibat dalam pengembangan bisnis. Menurut Azis, kombinasi proyek strategis, kepercayaan internal, dan momentum ekspansi agresif menempatkan WIFI dalam posisi yang kuat untuk terus bertumbuh.

“WIFI terus menunjukkan keyakinan terhadap prospek perusahaan,” imbuhnya.

Azis bilang, sebelumnya pihaknya menaruh target harga saham WIFI di level Rp 2.960. Namun, kini harga saham menembus level tersebut. 

Dus, ia menyarankan investor untuk wait and see.“Atau, menerapkan strategi buy on weakness dengan area akumulasi ideal Rp 2.500 - Rp 2.700,” imbuh Azis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)