Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

IHSG Berbalik Melemah ke 7.562,8 di Sesi Pertama, AMRT, MDKA, PGEO Top Losers LQ45

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah dan melemah di akhir perdagangan sesi pertama hari ini. Rabu (30/7) pukul 12.00 WIB, IHSG melemah 55,106 poin atau 0,72% ke 7.562,801.

Pelemahan IHSG ini disokong sebagian kecil indeks sektoral. Sektor dengan pelemahan terdalam dicetak IDX Sektor Keuangan yang anjlok 1,93% di akhir sesi pertama.

Disusul, IDX Sektor Infrastruktur turun 1,73%, IDX Sektor Energi melemah 0,39%, dan IDX Sektor Barang Baku turun 0,26%.

Sementara itu, IDX Sektor Barang Konsumen Primer menjadi sektoral dengan penguatan terbesar setelah menguat 0,92% hingga akhir sesi pertama. 

Berikutnya, IDX Sektor Perindustrian naik 0,76%, IDX Sektor Kesehatan menguat 0,61%, IDX Sektor Teknologi naik 0,37% dan IDX Sektor Transportasi dan Logistik menguat 0,29%.

Kemudian ada IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer naik 0,09% dan IDX Sektor Properti dan Real Estate menguat tipis 0,04%.

Total volume transaksi bursa mencapai 14,45 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 7,48 triliun. Sebanyak 325 saham turun harga, 276 naik harga dan 199 flat.

Top losers LQ45 pagi ini adalah:

  • PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) turun 3,95%
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) turun 3,41%
  • PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) turun 3,01%

Top gainers LQ45 pagi ini terdiri dari:

  • PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) naik 6,27%
  • PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) naik 1,6%
  • PT Bank Jago Tbk (ARTO) naik 1,59%

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini