Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

IHSG Berbalik Melemah ke 7.562,8 di Sesi Pertama, AMRT, MDKA, PGEO Top Losers LQ45

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah dan melemah di akhir perdagangan sesi pertama hari ini. Rabu (30/7) pukul 12.00 WIB, IHSG melemah 55,106 poin atau 0,72% ke 7.562,801.

Pelemahan IHSG ini disokong sebagian kecil indeks sektoral. Sektor dengan pelemahan terdalam dicetak IDX Sektor Keuangan yang anjlok 1,93% di akhir sesi pertama.

Disusul, IDX Sektor Infrastruktur turun 1,73%, IDX Sektor Energi melemah 0,39%, dan IDX Sektor Barang Baku turun 0,26%.

Sementara itu, IDX Sektor Barang Konsumen Primer menjadi sektoral dengan penguatan terbesar setelah menguat 0,92% hingga akhir sesi pertama. 

Berikutnya, IDX Sektor Perindustrian naik 0,76%, IDX Sektor Kesehatan menguat 0,61%, IDX Sektor Teknologi naik 0,37% dan IDX Sektor Transportasi dan Logistik menguat 0,29%.

Kemudian ada IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer naik 0,09% dan IDX Sektor Properti dan Real Estate menguat tipis 0,04%.

Total volume transaksi bursa mencapai 14,45 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 7,48 triliun. Sebanyak 325 saham turun harga, 276 naik harga dan 199 flat.

Top losers LQ45 pagi ini adalah:

  • PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) turun 3,95%
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) turun 3,41%
  • PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) turun 3,01%

Top gainers LQ45 pagi ini terdiri dari:

  • PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) naik 6,27%
  • PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) naik 1,6%
  • PT Bank Jago Tbk (ARTO) naik 1,59%

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)