Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Mandiri Eror, Nasabah Ramai Tanya Kepastian Saldo


Suasana Bank Mandiri Kantor Cabang Ciputra, Lotte Shopping Avenue, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (20/7), lengang. Dua orang petugas keamanan tampak berjaga di depan kantor, sementara layanan customer service hanya melayani satu-dua nasabah.

Meski demikian, kantor cabang ini sempat dikunjungi nasabah yang memastikan saldo rekeningnya. Moulia Dewi, Kepala Kantor Cabang Bank Mandiri, menuturkan ada sekitar 40 nasabah yang datang untuk komplain terkait saldo rekeningnya.
"Sejauh ini komplainnya saldo berkurang tetapi tidak semua. Kebanyakan hanya bertanya untuk memastikan saldo," kata Lia saat ditemui di Bank Mandiri Kantor Cabang Ciputra, Lotte Shopping Avenue, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (20/7).


Pilihan redaksi
www.ptbestprofit.com
www.ptbestprofitfutures.com
www.pt-bestprofit.com


Menurut dia, kemungkinan nasabah mengetahui masalah eror pada saldo dari pemberitaan media. Sembari memastikan jumlah saldo rekening, ada pula nasabah yang meminta cetakan rekam jejak transaksi terakhir yang dilakukan.

Pihaknya sudah memastikan pada nasabah bahwa sejauh ini sistem masih dalam masa perbaikan. Bank pun melakukan pemblokliran sehingga nasabah tidak bisa melakukan penarikan di ATM.
Salah satu nasabah yang enggan disebutkan namanya mengaku kesulitan melakukan transaksi karena proses perbaikan masih berlangsung.

"Saya enggak ada rekening bank lain, enggak bisa narik uang juga. Tapi enggak masalah sih, yang penting uang saya masih aman," tuturnya.

Sebelumnya, pagi tadi sebagian nasabah Bank Mandiri mengeluh akibat saldo rekeningnya berubah. Bak siluman, ada yang saldo rekeningnya bertambah drastis, ada pula yang berkurang.
Rohan Hafas, Corporate Secretary Bank Mandiri, menyampaikan perubahan saldo rekening terjadi saat perpindahan proses dari core system ke back up system yang rutin dilaksanakan di akhir hari. Namun terjadi error pada data saldo 10 persen nasabah Bank Mandiri.

Pihaknya memastikan saldo akan kembali normal dalam kurun waktu dua jam.

"[Jika uang belum kembali setelah dua jam] kami ada banyak jalur, email call center, dan lain-lain. Kami berusaha memperbaiki itu. Kan ada sistem sehingga data bisa kembali seperti sedia kala," katanya saat konferensi pers di Plaza Mandiri, Jakarta Selatan, Sabtu (20/7).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025