Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Komisi XI Tentukan Nasib Destry jadi Deputi Gubernur BI Besok


Wakil Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Soepriyatno mengatakan nasib Destry Damayanti sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) akan ditentukan Rabu (10/7), esok. Penentuan Destry dilakukan usai mendengar masukan dari sejumlah pelaku usaha di sektor perbankan pada hari ini.

Ia mengungkapkan restu lembaga legislatif akan diberikan ketika seluruh rapat dengar pendapat dengan pihak-pihak terkait selesai dilakukan. Sampai hari ini, Komisi XI DPR baru selesai menggelar rapat dengar pendapatan dengan para bankir.

Sementara besok, komisi keuangan dijadwalkan melakukan rapat dengar pendapat dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Sebelumnya, Komisi XI sudah melakukan rapat dengar pendapat dengan Badan Intelijen Negara (BIN).

"Jadi, bisa Rabu keputusannya, bisa setelah (rapat dengar pendapat) dengan PPATK, diputuskan. Paling lambat hari Kamis," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/7).
Setelah menggelar rapat dengar pendapat terakhir, para anggota Komisi XI DPR akan melakukan musyarawah untuk mendapat mufakat. "Kalau sudah di situ (disetujui) ya sudah, tidak perlu voting," jelas Soepriyatno.

Lebih lanjut, hasil rapat dengar pendapat dengan sejumlah pelaku usaha di sektor perbankan secara positif menerima sosok Destry untuk menjadi Deputi Gubernur BI sekaligus menggantikan Mirza Adityaswara.

"Dari semua tamu yang kami undang, mereka semua cenderung bisa menerima Destry. Tapi kan kami kembalikan ke fraksi-fraksi," katanya.

Sementara, Ketua Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) Maryono, yang juga menghadiri rapat, menyambut baik pencalonan Destry sebagai Deputi Gubernur BI. Menurutnya, Destry adalah sosok yang berpengalaman.

"Saya anggap dia market friendly. Dia punya kapabilitas dan kapasitas yang memenuhi. Dia akan banyak melakukan inovasi baru dan arahnya pada market karena punya pengalaman di industri," terang Maryono.

Terkait tantangan bank sentral nasional ke depan, ia menilai tantangan terbesar bagi Destry nanti masih mengacu ke ketatnya likuiditas perbankan. Hal ini tak lepas dari tantangan ekonomi global.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025