Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Senin Pagi, Letusan Anak Krakatau Picu Empat Kegempaan


PT.Bestprofit - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung disebut mengalami empat kali gempa akibat letusan gunung atau kegempaan letusan sepanjang Senin (31/12) pagi. Namun, tidak terdengar suara dentuman.

Hal itu diungkapkan Deny Mardiono dari Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau Pusat Vulkanologi, dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Senin (31/12) dikutip dari Antara.
Menurutnya, empat gempa akibat letusan itu terjadi pada periode pengamatan 31 Desember 2018 pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.


Aktivitas gempa akibat letusan itu terjadi sebanyak empat kali, dengan amplitudo 10-14 mm, dan durasi 36-105 detik. Sedangkan kegempaan embusan, atau gempa yang terkait dengan embusan material gunung berapi yang baisanya berupa gas, sebanyak enam kali. Amplitudonya 5-14 mm dengan durasi 35-85 detik.

Deny menyebut tidak terdengar suara dentuman. Ombak laut pun tenang.
Gunung api dengan ketinggian saat ini 110 meter di atas permukaan laut (mdpl), yang sebelumnya 338 mdpl, selama pengamatan cuaca cerah dan berawan. Secara visual, kata dia, gunung bisa jelas terlihat hingga berkabut dengan skala 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 100-300 meter di atas puncak kawah.

Sementara, lanjutnya, angin bertiup dengan intensitas sedang ke arah timur. Suhu udara berkisar antara 26-27 derajat Celsius dengan kelembapan udara 76-91 persen.

Tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau sendiri masih Level III (Siaga). Deny merekomendasikan masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati gunung dalam radius 5 km dari kawah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini