Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Luhut Minta Tak Buru-Buru Turunkan Status Siaga Tsunami



PT.Bestprofit - Menteri Koordinator Bidang Kemaritman Luhut Binsar Pandjaitan meminta instansi terkait tak buru-buru menurunkan status siaga Gunung Anak Krakatau dan tsunami. Ia juga mendorong masyarakat untuk tetap waspada dan tenang dengan potensi tsunami maupun aktivitas gunung api di Selat Sunda.

"Saya memang usul jangan buru-buru dulu menurunkan siaga tsunami itu. Karena kami lihat dulu, tadinya hari ini mau dilihat lagi citra satelit dengan drone tapi apakah drone ini pagi atau sore ini bisa terbang atau tidak karena cuacanya," kata Luhut di kantornya, Jakarta, Kamis (27/12).
"Jadi nanti dari hasil evaluasi itu mungkin nanti sore atau malam ini mereka akan simpulkan statusnya bagaimana. Jadi mau dilihat per enam jam, per 12 jam, atau per 24 jam," Luhut menambahkan.



Pilihan redaksi
www.ptbestprofit.com
www.ptbestprofitfutures.com
www.pt-bestprofit.com

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan peningkatan status Gunung Anak Krakatau dari Level II (waspada) menjadi Level III (siaga). Peningkatan aktivitas gunung disertai pula dengan kewaspadaan soal potensi tsunami di wilayah Pantai Selat Sunda dalam radius 500 meter hingga 1 kilometer.

Kenaikan status gunung itu terjadi empat hari setelah tsunami Selat Sunda terjadi pada Sabtu (27/12).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)