Ilustrasi
PT.Bestprofit- Instagram memberi peringatan kepada beberapa tagar yang berkaitan
dengan penyimpangan pola makan (eating disorder).
Mereka menempatkan tagar-tagar ini dalam daftar unsearchable (tidak
dapat dicari).
Mulai 2012, mulai membuat daftar kata-kata yang tak bisa dicari di situsnya,
termasuk kata-kata yang berkaitan dengan penyimpangan pola makan.
Beberapa tagar sama sekali tak akan mengeluarkan hasil pencarian, sementara
beberapa tagar lain akan mengeluarkan peringatan bagi pengguna. Peringatan ini
memberi pengguna pilihan untuk mempelajari lebih lanjut, mencari bantuan atau
tetap melihat konten tersebut.
Peringatan
yang muncul di Instagram ketika mencari tagar yang masuk daftar
'tak dapat dicari' (Instagram)
|
Pada 2017, penelitian dari Universitas Exeter menunjukkan
adanya akun-akun yang mempromosikan kelainan pola makan sebagai gaya hidup dan
bukan penyakit mental.
Penelitian sebelumnya dari peneliti di Universitas Adelaide menemukan bahwa
perempuan yang menggunakan tagar fitspiration di Instagram cenderung beresiko
mengalami kelainan pola makan, seperti dilaporkan The Independent.
Pilihan redaksi:
Sebelumnya, BBC menemukan
sejumlah kata terkait dengan bulimia masih bisa dicari. Di kolom pencarian,
Instagram juga memberi alternatif pencarian yang akan mempromosikan kelainan
itu.
Dalam pernyataannya, Instagram menyebut kalau platform media sosial itu tidak
menoleransi konten yang mendorong penyimpangan pola makan.
"Kami
menggunakan perangkat dan tekbologi terkuat - termasuk pelaporan dalam aplikasi
dan machine learning- untuk membantu mengidentifikasi dan
menyingkirkannya," tulis pernyataan itu.
Jika pengguna memilih tagar berkaitan dengan bulimia dan memilih untuk mendapat
bantuan, pengguna akan dibawa ke laman yang memberikan saran apakah pengguna
ingin berbicara dengan teman, menghubungi saluran bantuan, atau mendapat tip
dari Instagram.
Jika pengguna memilih untuk menghubungi saluran bantuan, pengguna akan
diarahkan ke situs Befriender Worldwide untuk berkonsultasi. Namun, saat dicek,
situs ini tidak menyediakan layanan konsultasi untuk pengguna di Indonesia.
Komentar
Posting Komentar