Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Jalan Gubeng Ambles Jadi Tontonan Warga


PT.Bestprofit - Peristiwa amblesnya Jalan Gubeng, Jawa Timur menjadi tontonan warga sekitar pada Rabu (19/12/2018) pagi. Warga menyaksikan dari jarak sekitar 100 meter lokasi amblesnya tanah, karena petugas keamanan memasang pembatas berlapis di kawasan Jalan Raya Gubeng.
Pembatas pertama dipasang dengan seng, kemudian diberi rentang jarak dan dipasang kembali pengaman berupa pembatas jalan dan garis polisi.
Salah satu warga, Rohman mengatakan ingin melihat langsung peristiwa amblesnya tanah di Jalan Gubeng setelah mendengar dari media dan beberapa televisi nasional.



Pilihan redaksi
www.ptbestprofit.com
www.ptbestprofitfutures.com
www.pt-bestprofit.com


"Ingin tahu saja mas, sebab telah mendengar dan melihat dari media yang menyiarkan peristiwa tersebut," ujarnya yang datang didampingi beberapa rekannya, seperti dilansir Antara.
Sementara itu peristiwa amblesnya tanah di Jalan Raya Gubeng terjadi pada Selasa 18 Desember 2018 sekitar pukul 21.30 WIB, dan lokasinya langsung diamankan petugas.
Pada saat kejadian, beberapa warga tidak bisa melihat secara langsung karena kejadian pada malam hari, ditambah kondisi Gubeng yang gelap akibat putusnya jaringan listrik di kawasan itu.
Luasan tanah yang ambles sekitar 25 meter atau menutup seluruh akses Jalan Gubeng, dengan kedalaman hampir 15 meter.

Indikasi Penyebab

Polisi belum menyimpulkan penyebab amblesnya jalan protokol Gubeng, Jawa Timur, Selasa 19 Desember 2018, sekitar pukul 21.00 WIB. Meski demikian, proyek pembangunan di sekitar jalan tersebut diduga menjadi penyebabnya.
"Kita belum simpulkan, tapi ada indikasi ke arah sana. Di sekitar jalan itu ada dua proyek pembangunan," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera ,Rabu (19/12/2018).
Saat ini polisi menyelidiki penyebab pasti amblesnya jalan selebar 25 meter dan kedalaman 15 meter.
"Kita selidiki, panggil saksi-saksi ahli dari jalan, konstruksi, untuk mengetahui penyebab amblesnya Jalan Gubeng," ujar Barung.
Jalan Gubeng, kata Barung, merupakan jalan protokol yang menjadi pintu masuk menuju Kota Surabaya. Polisi memberlakukan jalan alternatif sebagai pengganti Jalan Gubeng.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini