Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Oppo Bakal Pamer Smartphone Layar Lipat di MWC 2019


PT.Bestprofit, Jakarta - Smartphone layar lipat sepertinya akan menjadi tren di masa depan. Sejumlah vendor kenamaan, diketahui terjun ke ranah smartphone layar lipat dengan mengumumkan prototype-nya belum lama ini.
Setelah Samsung memperkenalkan smartphone layar lipat perdananya beberapa waktu lalu, kini Oppo dikabarkan akan melakukan langkah serupa.
Ya, seperti dilansir Ubergizmo pada Jumat (30/11/2018), Oppo dikabarkan akan memamerkan smartphone layar lipat perdana di gelaran Mobile World Congress (MWC) 2019 pada Februari 2018 di Barcelona, Spanyol.
"Kita tahu Samsung dan Sony juga tengah bekerja menggarap smartphone lipat, tetapi Anda bisa berharap lebih dari kami dalam hal tersebut, mungkin di MWC," ujar Chuck Wang, Product Manager Oppo Global.
Apa yang dikatakan Wang, sebetulnya tidak mengindikasikan secara pasti kalau Oppo benar-benar akan menunjukkan prototype smartphone layar lipatnya atau sekadar mematangkan wacana saja.
Yang pasti, sebuah sumber menyebut kalau Oppo sudah merampungkan paten smartphone lipat dan akan diperlihatkan dalam waktu dekat. 
2 dari 3 halaman

LG Ajukan Merek Dagang untuk Smartphone Lipat

Para vendor mulai mengajukan mereka dagang untuk smartphone lipat mereka. Setelah Huawei, kini beredar laporan yang sama tentang nama smartphone lipat LG.
Dilansir Engadget, Senin (26/11/2018), LG mengajukan beberapa merek dagang kepada European Union Intellectual Property Office terkait smartphone pada 21 November 2018. Tiga nama yang saat ini dilindungi LG melalui pengajuan tersebut adalah Flex, Foldi, dan Duplex.
Kendati demikian, belum bisa dipastikan LG akan menggunakan semua nama tersebut. Pengajuan merek dagang ini bisa saja sebagai bentuk pengamanan LG agar ketiganya tidak digunakan vendor lain.
Nama "Flex" sendiri sebenarnya bukan baru bagi LG. Pasalnya, perusahaan telah cukup lama memiliki smartphone dengan nama semacam itu, yakni G Flex. Di sisi lain, "Duplex" diperkirakan untuk ponsel lipat LG dengan dua layar.
Terlepas dari nama apa yang akan digunakan LG, pengajuan mereka dagang kian mengindikasikan perusahaan semakin dekat dengan peluncuran smartphone lipat.
Namun, sejauh ini belum ada konfirmasi dari vendor mana pun terkait yang akan lebih dahulu merilisnya di pasar.
Sejumlah vendor diyakini akan mengumumkan smartphone lipat pada tahun depan, termasuk LG. Menurut laporan, LG akan memanfaatkan acara Consumer Electronics Show (CES) 2019 untuk mengumumkan smartphone tersebut.
Informasi ini berasal dari Evan Blass, yang kerap memberikan bocoran tentang berbagai smartphone baru melalui akun Twitter miliknya, @evleaks.
"Saya tidak bisa berbicara soal Samsung. Namun, saya tahu LG berencana mengumumkan sebuah ponsel lipat di CES 2019," kicau @evleaks.
Berdasarkan paten yang disetujui oleh US Patent and Trademark Office pada akhir 2017, smartphone LG akan bisa dilipat secara horizontal. Konsep ini serupa dengan ponsel lipat Galaxy dari Samsung.
Tidak hanya sebagai produsen ponsel lipat, LG dilaporkan berencana menyuplai panel OLED lipat untuk tablet fleksibel Lenovo dan Dell. Kendati demikian, sejauh ini belum ada konfirmasi dari ketiga perusahaan mengenai hal tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini