Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Facebook Bekukan Akun Anak Netanyahu karena Cibir Umat Islam


PT.Bestprofit -- Media sosial Facebook dikabarkan membekukan akun milik anak sulung Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Yair, lantaran unggahannya yang dianggap mendiskreditkan umat Islam.

Unggahan terakhir Yair di Facebook pada Kamis (13/12) pekan lalu mendesak supaya "seluruh umat Muslim untuk meninggalkan Israel."

Yair beralasan menuliskan status seperti itu menanggapi serangan penduduk Palestina terhadap warga Israel di Tepi Barat pekan lalu.
"Apakah kalian tahu di tempat mana yang tidak pernah ada penyerangan? Di Islandia dan Jepang di mana kebetulan tidak ada umat Muslim di sana," bunyi unggahan Yair tersebut seperti dikutip AFP, Senin (17/12).


Tak hanya itu, Yair juga melontarkan komentar anti-Muslimnya. Dalam salah satu unggahan lainnya, anak pemimpin Israel itu menuturkan satu-satunya solusi perdamaian Israel-Palestina adalah jika salah satu dari kaum Yahudi atau kaum Muslim pergi.
Pilihan redaksi


www.ptbestprofit.com
www.ptbestprofitfutures.com
www.pt-bestprofit.com


"Ada dua solusi yang memungkinkan untuk perdamaian, yakni seluruh kaum Yahudi atau kaum Muslim pergi (dari Israel). Saya lebih memilih pilihan kedua (kaum Muslim yang pergi)."

Facebook menghapus pernyataan yang berbau sentimen anti-Islam itu
tak lama setelah Yair mengunggahnya. Hal itu memicu protes dari anak laki-laki berusia 27 tahun tersebut.
Melalui akun Twitternya, Yair menyebut langkah Facebook yang memblokir akunnya merupakan bentuk "kediktaktoran."

Anak sulung Netanyahu ini kerap menjadi bahan kritikan kelompok oposisi karena tinggal di kediaman perdana menteri padahal tidak memiliki peran dalam pemerintahan.

Meski tidak mengerjakan apa-apa, Yair tetap mendapat fasilitas kenegaraan seperti pengawal, sopir, dan akses lainnya.
Kelompok oposisi mencurigai Netanyahu tengah mempersiapkan Yair sebagai sosok politikus sebagai penerusnya untuk membangun dinasti kepemimpinan di Israel

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025