Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Bank Sentral Argentina-China Swap Mata Uang US$8,6 Miliar


Bank Sentral Argentina-China Swap Mata Uang US$8,6 Miliar  


Ilustrasi gerai penukaran mata uang. (REUTERS/Murad Sezer).
Jakarta, CNN Indonesia -- Bank sentral Argentina menandatangani perjanjian dengan China untuk memperpanjang kerja sama tukar mata uang (currency swap) sebesar US$ 8,6 miliar. Hal itu diungkapkan pihak bank sentral saat Presiden China Xi Jinping melakukan kunjungan kenegaraan ke Argentina.

Kesepakatan baru ini membawa total jumlah swap menjadi US$18,69 miliar. Perjanjian ini merupakan perpanjangan dari pertukaran pertama yang ditandatangani antara bank sentral kedua negara pada Juli 2017 lalu.

Swap mata uang merupakan transaksi pertukaran dua valuta asing melalui pembelian tunai dengan penjualan kembali secara berjangka, atau sebaliknya. Jadi, kurs bersifat tetap selama kontrak. Tujuannya, untuk mendapat kepastian kurs, sehingga dapat menghindari kerugian selisih kurs.



Menurut ketentuan fiskal, swap menghasilkan keuntungan atau kerugian bagi wajib pajak pada saat terjadinya realisasi pembayaran jatuh tempo pajak.

Selain Argentina, sejumlah negara juga melakukan perjanjian currency swap dengan China, termasuk Indonesia.

Pada pertengahan November lalu, Indonesia dan China memperbarui perjanjian bilateral pertukaran dalam mata uang lokal (Bilateral Currency Swap Arrangement/BCSA) melalui bank sentral masing-masing negara.


Pembaruan terkait perpanjangan dan pertambahan nilai dari perjanjian tersebut diteken oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan Gubernur People's Bank of China (PBC) Yi Gang pada akhir pekan lalu.

BI dan PBC menyepakati pertambahan nilai BCSA dari 100 miliar yuan (setara US$15 miliar) menjadi 200 miliar yuan (setara US$30 miliar). Perjanjian berlaku selama tiga tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama.

"Perjanjian tersebut merefleksikan penguatan kerja sama moneter dan keuangan antara BI dan PBC, sekaligus menunjukkan komitmen kedua bank sentral untuk menjaga stabilitas keuangan di tengah berlanjutnya ketidakpastian di pasar keuangan global," ujar Perry dalam keterangan resmi beberapa waktu lalu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)