Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Saudi Hanya Jatah Indonesia 221 Ribu Jemaah Haji Untuk 2019 CNN Indonesia | Rabu, 12/12/2018 12:38 WIB


PT.Bestprofit - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan Indonesia menyepakati jumlah kuota haji pada 2019 mencapai 221 ribu jamaah, yang berarti tak ada penambahan dari tahun sebelumnya.

"Indonesia dan Arab Saudi sudah menandatangani kesepakatan pelaksanaan haji pada 2019, dan kuota yang diberikan 221 ribu jemaah dan tidak ada penambahan," kata Konsul Jenderal Indonesia di Jeddah, Muhammad Hery Saripuddin, seperti dilansir Saudi Gazette, Rabu (12/12).

Perjanjian itu sepertinya akan membuat calon jemaah haji Indonesia kecewa. Sebab, saat ini tercatat antrean calon haji mencapai 3,9 juta orang.
Mereka diperkirakan harus menunggu sekitar satu dasawarsa untuk bisa pergi ke Tanah Suci Mekah. Maka dari itu pemerintah Indonesia meminta supaya Arab Saudi menaikkan kuota jemaah haji.


Perjanjian itu diteken oleh Menteri Urusan Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr. Muhammad Saleh Benten, dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Jeddah pada Senin (10/12) lalu.

Di samping itu, Saripuddin berharap pemerintah Saudi meluaskan proyek Proyek Jalan Mekah. Hal itu diperlukan supaya jemaah haji Indonesia tidak terhambat kedatangannya di bandara setempat, karena akan diterbangkan dari 12 titik keberangkatan (embarkasi).


Pilihan redaksi:


www.ptbestprofit.com
www.ptbestprofitfutures.com
www.pt-bestprofit.com

Sebab, selama ini arus jemaah haji dari Indonesia kerap menumpuk di bandara ketika datang dan pergi, karena proses pemeriksaan imigrasi memakan waktu cukup lama. Hal itu membuat calon haji yang rata-rata sudah uzur kelelahan saat harus menunggu terlampau lama.
"Kami juga membahas soal kesiapan transportasi dan tempat tinggal calon haji selama beribadah. Kami membawa tim sendiri untuk menilai indeks performa dan kualitas pelayanan," ujar Saripuddin.

Hal itu juga menjadi kritis karena tidak seluruh jemaah haji asal Indonesia berselera untuk menyantap makanan dengan menu di kawasan Timur Tengah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini