Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

IHSG Tren Naik, Tetap Waspadai Potensi Koreksi

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat terbatas pada perdagangan Selasa (24/11).

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan melihat indeks masih dapat melanjutkan penguatan karena secara teknikal indeks masih berada dalam tren bullish (bergerak naik).

Namun, investor perlu mewaspadai potensi koreksi. Pasalnya, pergerakan indeks saham masih minim sentimen, terutama dari data perekonomian.

"Selain itu, kasus covid-19 secara global masih menjadi sorotan, di berbagai negara banyak peningkatan kasus baru," kata Dennies seperti dikutip dari riset hariannya.

Ia memproyeksikan indeks saham bergerak di rentang support 5.698-5.629 dan resistance 5.675-5.698.

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengungkapkan setelah indeks berhasil menembus level resistennya, peluang kenaikan jangka pendek masih terbuka.

"Fluktuasi nilai tukar rupiah serta harga komoditas akan turut mewarnai pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang," jelasnya.

Ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 5.502 dan resistance 5.678. Adapun saham-saham pilihannya, yaitu SMGR, TLKM, UNVR, BBNI, ASII, SRIL, dan WIKA.

Di sisi lain, saham-saham utama Wall Street ditutup menguat. Indeks Dow Jones melonjak 1,12 persen ke level 29.591, S&P 500 hijau 10,56 persen ke level 3.577, dan Nasdaq Composite naik 0,22 persen menjadi 11.880.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)