Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Trump Minta Negara Eropa Lawan Proyek 5G Huawei China

 

Pemerintahan Donald Trump telah mendorong semakin banyak negara Eropa untuk memblokir Huawei dari pengadaan infrastruktur jaringan 5G. Dorongan ini dilakukan Trump dengan menandatangani serangkaian deklarasi bilateral dengan negara-negara di Eropa Tengah.

Departemen Luar Negeri AS mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Slowakia, Makedonia Utara, Kosovo, dan Bulgaria tentang teknologi jaringan nirkabel berkecepatan tinggi. 

Memorandum tersebut tidak menyebutkan secara eksplisit negara lain, tetapi mereka menekankan bahwa setiap sistem 5G baru harus mempertimbangkan apakah pemasok jaringan tunduk pada kontrol oleh pemerintah asing.

 

Pertimbangan tersebut secara tidak langsung membidik raksasa telekomunikasi China seperti Huawei dan ZTE yang sedang membangun infrastruktur 5G di seluruh dunia, termasuk di Eropa.

Selama kunjungan ke Washington, Menteri Luar Negeri Slowakia Ivan Korcok mengatakan memorandum dengan Amerika Serikat sepenuhnya konsisten dengan upaya nasional negara Slowakia untuk memastikan bahwa jaringan 5G akan aman.

"Semua orang menyadari semua risiko yang terlibat. Dan kami tidak ingin melihat pemain pintu belakang masuk kecuali kami tahu dan memutuskannya di tingkat nasional," ujar Korcok.

Pemerintahan baru Slowakia secara aktif berupaya mempererat hubungan dengan sesama anggota Uni Eropa, termasuk dengan Amerika Serikat serta sekutu NATO lainnya.

Pada bulan Agustus, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengunjungi Eropa Tengah dan memperingatkan pengaruh Rusia dan China di Eropa.

Kunjungan ini merupakan bagian dari kampanye diplomatik selama berbulan-bulan untuk meyakinkan negara-negara Eropa agar memblokir perusahaan-perusahaan China dalam pengembangan sistem telekomunikasi.

Pada bulan yang sama, pemerintahan Trump meluncurkan apa yang disebut program 'Clean Network' untuk melawan ancaman jangka panjang terhadap privasi data, keamanan, dan hak asasi manusia yang ditimbulkan kepada dunia bebas dari aktor otoriter yang dianggap jahat oleh AS, seperti Partai Komunis China.

Bulan ini, Amerika Serikat meluncurkan dialog baru AS-UE tentang China yang bertujuan untuk mengoordinasikan kebijakan di seluruh Atlantik guna mengatasi peran China yang muncul sebagai negara adidaya global.

Pejabat AS dan pejabat tinggi intelijen Eropa memperingatkan bahwa mengizinkan perusahaan China untuk mengembangkan sistem 5G Eropa bisa digunakan untuk pengintaian teknologi tinggi dari layanan mata-mata China.

Penggunaan infrastruktur dari China dapat meluaskan pengaruh China atas infrastruktur kritis negara trans-Atlantik. 

Bulan ini, Swedia menjadi negara Eropa terbaru yang melarang Huawei dan ZTE dari infrastruktur 5G-nya. Inggris pada Juli mengumumkan rencana untuk sepenuhnya membersihkan peralatan China dari jaringan 5G-nya dalam tujuh tahun ke depan.

Negara besar Eropa lainnya, seperti Jerman, Prancis, dan Italia telah berhenti melarang Huawei dari jaringannya secara langsung. Akan tetapi, telah mendorong industrinya sendiri untuk menjauh dari bekerja sama dengan perusahaan China dan menempatkan pembatasan yang lebih ketat pada jaringan 5G-nya.

Baik pemerintah China dan perwakilan Huawei telah berulang kali menolak klaim bahwa infrastruktur buatan China berisiko mengancam keamanan suatu negara

"Huawei adalah perusahaan komersial swasta yang 100 persen dimiliki oleh karyawannya. Tidak ada alasan faktual untuk mendukung tuduhan Huawei yang menimbulkan ancaman keamanan. Kami menemukan pengecualian Huawei hanya berdasarkan anggapan yang tidak berdasar, tidak adil dan tidak dapat diterima, "kata Huawei menanggapi keputusan Swedia.

Dilansir dari Foreign Policy,  pemerintah baru Slowakia sedang melakukan perubahan mendadak. Korcok, dengan hati-hati menunjukkan bahwa perjanjian baru dengan Amerika Serikat tidak secara eksplisit melarang perusahaan tertentu dari jaringannya. 

Dilansir dari Balkan Insight, dia mengindikasikan negaranya sadar akan implikasi geopolitik dari investasi asing dari saingan seperti Rusia dan China. Selama bertahun-tahun, China telah mencoba untuk melakukan investasi di negara-negara Eropa Tengah dan Timur yang disebut kelompok '17-plus-1'.

"China adalah negara yang kami akui sebagai mitra. Tetapi pada saat yang sama, China adalah pesaing, dan itu adalah saingan yang sistemik. Jadi saya mencari mitra seperti China melalui optik yang sangat realistis," kata Korcok.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini