Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Pendaftaran Kartu Prakerja Dibuka Sampai November


Pemerintah membuka pendaftaran program kartu prakerja sebanyak 34 batch atau 34 gelombang pada tahun ini. Pendaftaran telah dimulai sejak 11 April 2020 lalu hingga November nanti.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah menargetkan peserta program kartu prakerja sebanyak 5,6 juta. Untuk setiap gelombang pendaftaran ditargetkan setidaknya 164 ribu peserta.

"Pendaftaran akan dibuka per batch setiap minggu dimulai 11 April hingga November 2020. Total akan ada 34 batch," ujar Ani, sapaan akrabnya, belum lama ini.


Kendati begitu, pelaksanaan tetap menyesuaikan dinamika di lapangan. Pelaksanaan pun dipantau langsung oleh Manager Pelaksana (Project Manager Officer/PMO). "Verifikasi dan seleksi oleh PMO," imbuhnya.
Saat ini, kartu prakerja sudah membuka tiga gelombang pendaftaran. Dari gelombang pertama dan kedua, setidaknya ada 456.265 peserta yang terjaring.

Sementara, untuk gelombang ketiga masih dibuka saat ini dengan jumlah peserta sudah mencapai 224.667 peserta per Senin (11/5). Sedangkan, gelombang keempat baru akan dibuka bila kuota gelombang ketiga mencapai 300 ribu peserta sudah terpenuhi.

Dari gelombang pertama dan kedua, ada 360.650 peserta yang menyelesaikan setidaknya satu kelas pelatihan. Totalnya, dana pelatihan yang sudah digunakan mencapai Rp195,2 miliar per Senin (11/5).
Kendati begitu, baru sekitar 51.255 peserta yang sudah menerima insentif sebesar Rp600 ribu per peserta per bulan. Jumlahnya sangat sedikit dibandingkan jumlah peserta karena ada beberapa tahapan administrasi dan verifikasi yang harus dipenuhi.

Secara total, pemerintah menyiapkan anggaran Rp20 triliun untuk program kartu prakerja. Program ini diharapkan dapat menjaring para korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di tengah pandemi virus corona atau covid-19.

Masing-masing peserta akan mendapat manfaat berupa biaya pelatihan sebesar Rp1 juta per peserta. Lalu ditambah dana insentif Rp600 ribu per peserta per bulan selama empat bulan dan dana survei Rp50 ribu per survei sampai tiga kali.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini