Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Corona, Netizen Luapkan Jengkel di #indonesiaterserah


Tagar #indonesiaterserah masuk dalam lima besar trending topic Twitter di Indonesia pada Sabtu (16/5) siang WIB. Tagar ini merupakan wujud dari rasa sedih dan jengkel warganet di tengah pandemi virus corona.

Tagar yang muncul sejak Jumat (15/5) itu berisikan cuitan warganet yang kesal dan sedih karena banyak warga yang tidak taat aturan. Hal ini mengacu pada pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang telah ditetapkan di banyak daerah.
Meski PSBB telah diberlakukan, kerumunan orang masih kerap terlihat. Mereka juga tidak mengikuti anjuran untuk tetap berada di rumah selama pandemi covid-19.

Bahkan kerumunan yang menuai sorotan sempat terjadi di dua tempat. Pertama saat seremoni
dan penumpukan penumpang di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang.

"Ya begini kalau peraturan tumpang tindih. Tidak ada kejelasan, coba disanksi yang berat. Kan kasihan yang di garda terdepan," kicau @Harisahmadgoza3.

"Kenapa nggak di rumah sampe benar-benar selesai. Ya tahu kalian bosan tapi bukankah semuanya merasakan. Kalau kayak begini kasihan rakyat kecil, makin bertambah pasien juga. Nggak ada otak kadang-kadang," tulis @rfitra97.




Sementara itu, pemilik akun @Dewiasss mengaku sedih melihat kondisi yang terjadi di tengah pandemi. @Dewiasss sendiri mengaku sebagai tenaga medis.


Kasus positif corona di Indonesia mencapai 16.496 kasus hingga Jumat (15/5). Sebanyak 1.076 orang meninggal dunia dan 3.803 orang dinyatakan sembuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini