Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

360 Ribu Peserta Habiskan Rp195,2 Miliar Dana Kartu Prakerja


Manajemen Pelaksana (PMO) Program Kartu Prakerja menyatakan total dana pelatihan yang sudah dipakai oleh peserta kartu prakerja mencapai Rp195,2 miliar hingga Senin (11/5) kemarin. Dana itu digunakan oleh 360.650 peserta dari gelombang pertama dan kedua.

Direktur Kemitraan dan Komunikasi Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky mengatakan penggunaan dana mencakup seluruh pelatihan yang diakses peserta di delapan platform kerja sama pemerintah. Delapan platform tersebut, yakni Tokopedia, Bukalapak, Ruangguru, Mau Belajar Apa, Pintaria, Sekolahmu, Pijar Mahir, dan pelatihan.kemnaker.go.id.

Menurut mekanismenya, penggunaan dana pelatihan selanjutnya diberikan ke lembaga pelatihan atas materi kelas dari mereka.

"Pembayaran ke lembaga pelatihan ini atas penggunaan bantuan pelatihan oleh peserta," ucap Panji, Selasa (12/5).
Total dana pelatihan yang digunakan ini tercatat dari penyelesaian kelas dari masing-masing peserta. Artinya, mencakup peserta yang sudah mengikuti satu kelas pelatihan, dua kelas pelatihan, bahkan yang sudah menyelesaikan paket.

Panji mencatat sebenarnya jumlah peserta kartu prakerja sudah mencapai 456.265 peserta dari gelombang pertama dan kedua. Namun, dari jumlah itu baru 360.650 peserta yang setidaknya menyelesaikan satu pelatihan, sehingga penggunaan dana bisa dihitung.

Sementara, dana insentif yang sudah dicairkan ke peserta mencapai Rp30,75 miliar. Dana ini berasal dari insentif sebesar Rp600 ribu per peserta per bulan.

Lalu dikali dengan jumlah peserta yang sudah melewati sejumlah verifikasi hingga dianggap memenuhi syarat insentif sebanyak 51.255 peserta.
Kendati begitu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan realisasi pencairan dana kartu prakerja sudah mencapai Rp1,62 triliun sampai 28 April 2020. Dana itu untuk memenuhi 456.265 peserta dari gelombang pertama dan kedua.

Ia mengatakan realisasi ini terdiri dari biaya pelatihan Rp1 juta per peserta, insentif Rp600 ribu per peserta per bulan selama empat bulan, dan insentif survei Rp150 ribu per tiga kali isi survei.

Sementara secara keseluruhan, pemerintah mengalokasikan dana pelatihan mencapai Rp5,6 triliun pada program kartu prakerja. Sisanya, diberikan untuk insentif peserta. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025