Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Google Resmi Meluncurkan Pixel 4 dan 4 XL


Google meluncurkan ponsel terbarunya Pixel 4 dan Pixel 4 XL di New York, Amerika Serikat, Selasa (15/10) dini hari.

Dalam gelaran Made with Google, raksasa Internet ini mengenalkan Pixel 4 dan Pixel 4 XL serta jajaran produk anyar Google lainnya.

Dikutip dari AFP, salah satu yang ditonjolkan Google dalam Pixel 4 adalah kemampuan kamera.
Pixel 4 menghadirkan peningkatan kemampuan kamera dengan menggunakan kecerdasan buatan
untuk meningkatkan zoom optik dan mengambil foto yang lebih baik dalam gelap.
Fitur tersebut ditujukan untuk mengambil gambar langit di malam hari.


Mengutip dari The Verge, bagian belakang Pixel 4 memiliki dua kamera dalam benjolan kamera yang halus. Ada kamera utama 12,2MP dan lensa telefoto 16MP, yang merupakan hibrida dari pembesaran optik dan digital.

Fitur terbaru Pixel 4 pun termasuk Live HDR +, dengan kontrol eksposur ganda, yang menunjukkan bagaimana foto akan terlihat secara real time. Fitur white balance berbasis pembelajaran diterapkan untuk semua mode foto, sehingga hasil pemotretan keluar dengan warna yang nyata.

Teknologi pengindera gerak atau sensor motion pun telah Google tanamkan dalam Pixel 4. Kemampuan ini memungkinkan pengguna melakukan beberapa kontrol dasar dengan gerakan tangan tanpa perlu menyentuh layar seperti mematikan alarm atau melewatkan lagu berikutnya.
Handset ini juga menyertakan fitur "face unlock" yang mirip dengan yang ada di iPhone dan perangkat lainnya.

Google mengatakan membanderol Pixel 4 dengan harga mulai US$799 di Amerika Serikat untuk model dengan layar 5,7 inci dan akan tersedia mulai 24 Oktober. Pixel XL 6,3 inci yang lebih besar akan dibanderol mulai dari US$899.

Perangkat baru bertujuan untuk meningkatkan posisi Google di segmen smartphone premium yang didominasi oleh Samsung dan Apple.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025