Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

BEI Cabut Suspensi Saham GPSO dan PTDU Hari Ini, Setelah Bayar Listing Fee

 

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) dan PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU) pada hari ini, Selasa (18/2).

Sebelumnya, BEI menghentikan perdagangan saham kedua emiten tersebut karena keterlambatan dalam pembayaran Biaya Pencatatan Tahunan (Annual Listing Fee) 2025, sebagaimana tercantum dalam Pengumuman BEI Nomor Peng-S-00004/BEI.PLP/02-2025 tanggal 17 Februari 2025.

Namun, setelah GPSO dan PTDU memenuhi kewajiban pembayaran tersebut, BEI mencabut suspensi sebagaimana diumumkan dalam Pengumuman BEI Nomor Peng-UPT-00005/BEI.PLP/02-2025 tanggal 18 Februari 2025.

Pencabutan suspensi saham GPSO berlaku sejak Sesi Pra-pembukaan perdagangan hari ini, sementara saham PTDU kembali diperdagangkan pada Sesi I Periodic Call Auction.

"BEI mengimbau seluruh pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan," demikian pernyataan Bursa dalam pengumuman resminya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini